Tidak Tidur Selamanya di Neraka

قال ابن جرير : وقيل : المراد بقوله : ( لا يذوقون فيها بردا ) يعني : النوم ، كما قال الكندي :

Berkata Ibnu Jarir, bahwa ada yang berpendapat yang dimaksud dengan Firman Allah Ta’ala :

لا يذوقون فيها بردا

“mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya” (An Naba ayat 24) adalah Tidak Merasakan Tidur, sebagaimana dikatakan oleh Al Kindi :

بردت مراشفها علي فصدني عنها وعن قبلاتها ، البرد

Terasa sejuk olehku ujung wadah minumnya, tetapi rasa kantuk yang menyerang diriku menghalangiku dari mereguknya.

يعني بالبرد : النعاس والنوم هكذا ذكره ولم يعزه إلى أحد . وقد رواه ابن أبي حاتم ، من طريق السدي ، عن مرة الطيب . ونقله عن مجاهد أيضا . وحكاه البغوي عن أبي عبيدة ، والكسائي أيضا .

Yang dimaksud dengan al Bard (dingin) adalah rasa kantuk yang berat. Demikianlah penuturan Ibnu Jarir, tetapi dia tidak menyandarkan syair ini kepada seorangpun. Ibnu Hatim meriwayatkannya dari jalur As Saddi, dari Murrah Ath Thayyib, dan ia juga menukilnya dari Mujahid. Al Baghawi meriwayatkannya pula dari Abu Ubaidah dan juga Kisaa-i.

(Tafsir Ibnu Katsir)

— akhir kutipan —

Bahkan kenikmatan tidurpun seharusnya dapat mengingatkan kita akan siksa neraka.

Allahuma inna nas-aluka ridhoka wal jannah, wa naudzubika min sakhatika wa naar. Aamiin

Allahu ‘A’lam

rezaervani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *