[TADABBUR HARIAN] Dari Apa Saja Kita Minta Perlindungan Allah Ta’ala ? (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

[TADABBUR HARIAN] Dari Apa Saja Kita Minta Perlindungan Allah Ta’ala ? (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

ما يستعاذ منه أمور كثيرة، منها:

Apa yang kita mintakan perlindungan darinya ada banyak, diantaranya :

أولًا: من شر شياطين الإنس والجن ومن شر كل مخلوق:

Yang pertama : Dari Kejahatan syaithoon, manusia, jin dan kejahatan semua makhluq :

أمرنا الله تعالى بالاستعاذة من شياطين الإنس والجن في عدة مواضع من كتابه، 

Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk ber-isti’aadzah (meminta perlindungan) dari syaithoon, manusia dan jin pada beberapa tempat dalam kitabNya.

فأمر الله بمصانعة شيطان الإنس ومداراته بإسداء الجميل؛ ليرده عما هو فيه من أذى، 

Allah Ta’ala memerintahkan menghadapi tipuan/rayuan setan dalam bentuk manusia dengan diplomasi serta perlakuan baik, guna menjadikannya kembali ke wataknya yang asli serta menghindari keburukannya.

وأمر بالاستعاذة به من شيطان الجن؛ لأنه لا يقبل رشوة، ولا يؤثر فيه جميل؛ لأنه شرير بالطبع، ولا يكفه عنك إلا الذي خلقه، 

dan memerintahkan untuk meminta pertolongan pada Allah dari setan dalam bentuk jin, karena dia tidak bisa dibujuk dan tidak berpengaruh padanya perlakuan baik, karena tabiat dasarnya adalah buruk, sehingga tidak bisa menghalanginya darimu kecuali Yang Menciptakannya.

وورد هذا المعنى في ثلاث آيات من القرآن :

Disebutkan makna terkait hal tersebut dalam tiga ayat Al Quran, (Kitab Tafsir Al Quranul Azhiim, Ibnu Kaatsir), yakni :

الموضع الأول: قال تعالى:  خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ[الأعراف: ١٩٩].

Tempat pertama pada Firman Allah Ta’ala :

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (Surah Al A’raaf ayat 199)

هذا فيما يتعلق بمعاملة الأعداء من البشر، ثم قال:

Ini berkaitan dengan perlakuan jahat dari golongan manusia, Firman Allah Ta’ala berikutnya

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ[الأعراف: ٢٠٠].

Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah (Surah Al A’raaf ayat 200)

أي: يصيبك ويعرض لك من الشيطان نزغ فاستجر بالله.

Yakni dia menyerang dan mengajakmu kepada godaan setan, maka mintalah perlindungan kepada Allah.

قال ابن جرير: (وإما يغضبنك من الشيطان غضب يصدك عن الإعراض عن الجاهلين، ويحملك على مجازاتهم؛ فاستجر بالله من نزغه؛ فإنه سميع لجهل الجاهل عليك، عليم بما يذهب عنك الشيطان».

Ibnu Jarir mengatakan : Dan jika dia membuatmu marah dengan kemarahan dari setan yang mencegah terhindarnya engkau dari orang-orang jahil, dan menggodamu untuk membalas mereka dengan hal yang buruk, maka minta perlindunganlah kepada Allah dari godaan setan untuk berbuat jahat itu, maka sungguh Dia Maha Mendengar kejahilan orang bodoh atasmu, Mengetahui apa-apa yang diinginkan setan darimu. (Kitab Jamiul Bayan – Ath Thabariy)

الموضع الثاني: قال تعالى: ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ ۚ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ –  وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ – وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ [المؤمنون: ٩٦- ٩٨].

Tempat Kedua pada Firman Allah Ta’ala

Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan. Dan katakanlah: “Ya Robbku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”. (Surah Al Mu’minuun ayat 96 s.d. 97)

قال ابن عطية: «والنزغات وسورات الغضب من الشيطان، وهي المتعوذ منها في الآية. وهمزات الشيطان: خطراته التي يخطرها بقلب الإنسان»

Ibnu ‘Athiyyah mengatakan : godaan-godaan dan kerusakan-kerusakan akibat kemarahan dari setan, itulah yang dimintakan perlindungan (minta dijauhkan) dalam ayat tersebut.

Hamazaatis Syaithoon : Marabahaya yang membahayakan hati manusia (Kitab Al Muharirul Wajiiz)

الموضع الثالث: قال تعالى: (وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ – وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ [فصلت: ٣٥- ٣٦].

Tempat Ketiga dalam Firman Allah Ta’ala :

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Surah Fushshilat ayat 35 – 36)

قال ابن عباس: «قوله: ادفع بالتي هي أحسن قال: أمر الله المؤمنين بالصبر عند الغضب، والحلم والعفو عند الإساءة، فإذا فعلوا ذلك عصمهم من الشيطان، وخضع لهم عدوهم كأنه ولي حميم»

Ibnu Abbas mengatakan : Firman Allah Ta’ala : ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ [Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik], adalah Allah Ta’ala memerintahkan kaum mu’min untuk bersabar dari kemarahan, berkasih sayang dan memaafkan saat tersinggung, jika itu mereka lakukan maka akan terlindung dari syaithon, dan menyerahlah musuh dari mereka seakan-akan mereka memiliki penjaga yang senantisa mengawal.  (Diriwayatkan oleh Imam Ath Thabari dalam Tafsirnya)

ثم أمر الله نبيه بأنه إذا حمله الشيطان على مجازاة المسيء بالإساءة؛ بالاستجارة منه والاعتصام بالله من خطراته؛ إن الله هو (السميع) لاستعاذتك منه، واستجارتك به من نزغاته (العليم) بما ألقى في نفسك من نزغاته، وحدثتك به نفسك ومما يذهب ذلك عن قلبك

Kemudian Allah Ta’ala memerintahkan nabiNya, apabila syaithon merayu untuk membalas perbuatan yang tidak menyenangkan dengan perbuatan yang sama, maka berlindung dan meminta tolonglah kepada Allah dari bahanyanya, karena Allah – Dia adalah Maha Mendengar permintaan perlindungan dan meminta tolong kepada Allah Ta’ala dari keinginan untuk berbuat kejahatan, karena Dia Maha Tahu apa-apa yang ada dalam dirimu pada apa yang dapat menjerumuskanmu, dan apa yang engkau katakan pada dirimu dan apa yang dapat melepaskan hal itu dari hatimu.  (Kitab Jamii’ul Bayan – Ath Thabariy)

وأمر الله في سورة الفلق بالاستعاذة من شر ما خلق، ويدخل فيه شياطين الإنس والجن.

Dan Allah Ta’ala memerintahkan dalam surah Al Falaq untuk meminta perlindungan dari keburukan makhluqnya, termasuk syaithon dari golongan manusia dan jin.

قال تعالى: (قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ – مِن شَرِّ مَا خَلَقَ) [الفلق: ١- ٢].

Firman Allah Ta’ala : Katakanlah: “Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, (Surah Al Falaq ayat 1 – 2)

قال ابن القيم: «فالاستعاذة من شر ما خلق تعم شر كل مخلوق فيه شر، وكل شر في الدنيا و الآخرة، وشر شياطين الإنس والجن، وشر السباع والهوام ، وشر النار والهواء، وغير ذلك

Ibnu Qayyim mengatakan : Adapun isti’aadzah dari keburukan makhluqNya mencakup bahaya seluruh makhluq yang padanya ada keburukan, dari semua keburukan dunia dan akhirat, dari keburukan syaithon golongan manusia dan jin, dari kejahatan hewan buas dan hewan kecil, keburukan neraka dan panasnya serta keburukan hal-hal yang lainnya.  [Kitab Badaa’iul Fawaa-id]

وكذلك أمر الله في سورة الناس بالاستعاذة من شر شياطين الإنس والجن.

Dan demikian pula Allah Ta’ala memerintahkan dalam Surah An Nas untuk berlindung dari kejahatan syaithon golongan manusa dan jin

قال تعالى: (قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ – مَلِكِ النَّاسِ – إِلَٰهِ النَّاسِ – مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ – الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ – مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ) [الناس: ١- ٦].

قال قتادة: «إن من الجن شياطين، ومن الإنس شياطين، فتعوذ بالله من شياطين الإنس والجن»

Qatadah mengatakan yakni dari jin-jin syaithan, dan dari manusia-manusia syaithon, maka berlindung kita kepada Allah Ta’ala dari Syaithon golongan manusia dan jin. [Diriwayatkan oleh Abdur Razaq dalam Tafsirnya]

Bersambung in sya Allah

المفردات

مُصانَعة: (اسم)

  • المُصانَعَةُ : أن تَصْنَعَ لغيرِكَ شُيئًا ليصنع لك آخَرَ مقابِلَهُ
  • المُصانَعَةُ : كنايةٌ عن الرَّشْوةِ
  • حَاوَلَ مُصَانَعَتَهُ : مُدَاهَنَتَهُ
  • مصدر صانعَ

 ( فعل ): رَشَا

bribe ; buy off ; corrupt

إِسداء: (اسم)

  • مصدر أَسْدى
  • إِسْداءُ النُّصْحِ : تَقْديمُهُ
  • إِسْداءُ الثَّوْبِ : تَمْدِيدُ سَداهُ

 ( اسم ): قامَ بِ

to give or grant (a title,degree,etc)
– confer; grant; bestow; award; hand over; allot; yield
– do something
– give something in return or exchange, or as something which is due
– to exert effort;to help people

 ( اسم ): تَمَلّق

blandishment ; cajolery ; flattery

 ( اسم ): مُسَايَرَة

compliance (with someone’s moods or whims) ; favoring ; humoring ; indulgence ; willingness to please

 ( اسم ):

adaptation ; adjustment ; appeasement ; compliance (with someone’s wishes) ; compliance with (someone’s wishes) ; conformity with ; keeping abreast with ; keeping in line with ; keeping pace with ; keeping step with ; pacification ; trying to please

مَدَارّ: (اسم)

  • مَدَارّ : جمع مِدَرّة

 ( اسم ): مَسِير الْكَوَاكِب حَوْل الشَّمْس

cycle
– recurrent round or period (of events); time needed for such round or period
– a sphere; a globe
– path followed by a planet, star, moon, etc round another body
– one of the two imaginary lines around the world .
– orbit

أَصابَ: (فعل)

  • أصابَ أصابَ من يُصيب ، أصِبْ ، إصابةً وصوابًا ، فهو مُصيب ، والمفعول مُصاب – للمتعدِّي
  • أصاب السَّهمُ الهدفَ : أدركه ، لم يخطئه أصابتِ الكرَةُ المَرْمَى
  • أَصابَ الْمُتَحَدِّثُ : أَتَى الصَّوابَ في قَوْلِهِ أو رَأْيِهِ
  • أَصابَ كَبِدَ الحَقيقَةِ : أَيْ نَفَذَ إلى صُلْبِها
  • يُصيبُ بِسَهْمِهِ الهَدَفَ : يُدْرِكُهُ ، يَنالُهُ

 ( فعل ): اِنْتابَ

affect ; afflict ; attack ; befall ; come over ; come upon ; happen to ; hit ; occur to ; strike

 ( فعل ): رَدَعَ

deter from ; discourage from ; dissuade from ; hold back from ; inhibit from ; keep from ; prevent from ; restrain from ; turn away from
1- صَانَعَهُ: داراه، لاطفه.
2- صَانَعَهُ: أظهر له خلاف ما يضمر.
3- صَانَعَهُ: رافقه.
4- صَانَعَهُ: رشاه.
5- صَانَعَهُ عن الشيء: خادعه عنه.

نَزغة: (اسم)

  • الجمع : نَزَغَاتٌ
  • الْمَرَّةُ مِنْ نَزَغَ
  • النَّزْغَةُ : الطَّعْنَةُ والنَّخْسَةُ

 ( اسم ): نَزْ

urge to wickedness

سَورة: (اسم)

  • الجمع : سَوْرات و سَوَرات
  • الْمَرَّةُ مِنْ سارَ
  • سَوْرَةُ الغَضَبِ : شِدَّةُ الغَضَبِ
  • سَوْرَة البَرْدِ : شِدَّتِهِ
  • أسَوْرَة السُّلْطانِ ‍‍ : سَطْوَتِه ، غَضَبه
  • سَوْرَةُ الخَمْرِ : حِدَّتُها وَأَثَرُها
  • السَّوْرَة : الوثبَة
  • سَّوْرَة المجدِ ونحوه : أثرُه وعلامته
  • سَّوْرَة المجدِ ونحوه : ارتفاعُه
  • مصدر سارَ سارَ على / سارَ في
  • اسم مرَّة من سارَ سارَ على / سارَ في
  • سَوْرة الشّهوة : قوّتها واندفاعها ،
  • هو ذو سَوْرة في الحَرْب : ذو نظر سديد

 ( اسم ): شِدَّة

violence – the quality of being violent, violent conduct or treatment, the unlawful exercise of physical force

خَطرة: (اسم)

  • الجمع : خَطَرات و خَطْرات
  • الخَطْرَةُ : ما يخطر في القلب
  • ما ألقاه إلا خَطْرَةً بعد خطرة : إلا حينًا بعد حين

 ( اسم ): مَرَّة

spurt – flow; effusion

أخطار: (اسم)

  • أخطار : جمع خَطر

 ( اسم ): مُعَاقَبَة

infliction of punishment ; penalization ; punishment

 ( اسم ): مُكَافَأَة

remuneration ; repayment ; requital

 ( اسم ): مُهِين

insulting ; offending ; offensive

 ( اسم ): مُؤْذٍ

damaging ; detrimental ; disadvantageous ; evil ; harmful ; hurtful ; injurious

نَزغة: (اسم)

  • الجمع : نَزَغَاتٌ
  • الْمَرَّةُ مِنْ نَزَغَ
  • النَّزْغَةُ : الطَّعْنَةُ والنَّخْسَةُ

urge to wickedness (keinginan untuk melakukan kejahatan)

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.