Abu Bakar adalah Orang Pertama yang Beriman kepada Nabi, Bukan Tubba’



أبو بكر هو أول من آمن بالنبي صلى الله عليه وسلم وليس تبعا

Abu Bakar adalah Orang Pertama yang Beriman kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Bukan Tubba’

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Abu Bakar adalah Orang Pertama yang Beriman kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Bukan Tubba’ ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Sirah Nabawiyah

السؤال:

Pertanyaan:

وفقكم إلى ما يحبه ويرضاه واستفساري هو الآتى: خلال خطبة الجمعة الماضية سأل الخطيب سؤالا خلال الخطبة فقال “من هو أول من آمن بسيدنا محمد من الرجال؟” وهنا نظر المصلون إليه فى صوت واحد هو أبو بكر رضى الله عنه ولكنه أجاب بأن ذلك غير صحيح، وأن الإعلام السبب فى ذلك حيث إن السائد والمعروف لدى الناس جميعا أن أبا بكر هو أول من أسلم من الرجال ثم قال سوف نقول الإجابة الصحيحة بعد الانتهاء من الصلاة 

Semoga Allah memberikan taufiq kepada Anda pada apa yang Dia cintai dan ridhai. Pertanyaan saya adalah sebagai berikut: Selama khutbah Jumat lalu, khatib mengajukan pertanyaan: “Siapakah laki-laki pertama yang beriman kepada junjungan kita Muhammad?” Para jamaah pun serentak menjawab: “Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu.” Namun khatib menjawab bahwa hal itu tidak benar, dan media adalah penyebabnya, padahal yang umum dan dikenal oleh semua orang adalah Abu Bakar orang yang pertama masuk Islam dari kalangan laki-laki. Kemudian ia berkata akan memberikan jawaban yang benar setelah shalat.

وانتظرت أنا وغيري من المصلين في انتظار سماع هذه الإجابة وكانت كلامه كالتالى: أنه من قديم الأزل في بلاد اليمن كان يوجد ملك اسمه “تبع” واسمه مذكور في القرآن الكريم بقوم تبع وكان هذا الملك مطلعا وقارئا للديانات فكان لديه علم بأنه سوف يبعث رسول في أخر الزمان ويكون خاتم النبيين والمرسلين وسوف يبعث في بلاد الجزيرة العربية أو مكة والمقصود هنابه بسيدنا محمد عليه الصلاة والسلام وكان لدى هذا الملك وزير أسمه “يثرب” فبعثه إلى الجزيرة العربية وذلك لبناء بيت لهذا الرسول وبالفعل ذهب هذا الوزير وانشأ مدينة “يثرب” المدينة حاليا وقد سميت على اسمه وبنى بها بيتا وقد كتب الملك صك ملكية لهذا البيت مكتوب به إن هذا صك ملكية للبيت من هذا الملك إلى رسول الله. ومن الصدف الغريبة أن المكان الذي بركت فيه ناقة النبى صلى الله عليه وسلم عند دخوله المدينة هو نفس مكان البيت، وهنا نسأل ألم يفكر فيكم أحد لماذا بركت الناقة في هذا المكان بالذات” وبهذا يكون هذا الملك هو أول من آمن بسيدنا محمد من الرجال. 

Saya dan jamaah lain menunggu jawaban tersebut, dan perkataannya adalah sebagai berikut: Bahwa sejak dahulu kala di negeri Yaman terdapat seorang raja bernama “Tubba’”, namanya disebutkan dalam Al-Quran dalam kisah Kaum Tubba’. Raja ini adalah seorang yang berwawasan luas dan pembaca agama-agama, sehingga ia memiliki pengetahuan bahwa akan diutus seorang Rasul di akhir zaman sebagai penutup para Nabi dan Rasul, yang akan diutus di Jazirah Arab atau Makkah, yang dimaksud di sini adalah junjungan kita Muhammad ‘alaihis shalatu was salam. Raja ini memiliki menteri bernama “Yathrib”, lalu ia mengutusnya ke Jazirah Arab untuk membangun rumah bagi Rasul tersebut. Menteri itu pun pergi dan mendirikan kota “Yathrib” (Madinah saat ini) yang dinamakan sesuai namanya, dan membangun sebuah rumah di sana. Raja tersebut menulis surat kepemilikan rumah itu dari sang raja untuk Rasulullah. Dan suatu kebetulan yang aneh, tempat menderumnya unta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat memasuki Madinah adalah tempat yang sama dengan rumah tersebut. Di sini ia bertanya: “Tidakkah kalian berpikir mengapa unta itu menderum di tempat itu secara khusus?” Dengan demikian, raja inilah laki-laki pertama yang beriman kepada junjungan kita Muhammad.

فالرجاء من سيادتكم إفادتي بمدى صحة هذه الرواية التي شتت أذهان اكثر من ألف مصل بالمسجد . جزاكم الله كل خير.

Mohon penjelasan dari Anda mengenai sejauh mana keshahihan riwayat ini yang telah membuyarkan pikiran lebih dari seribu jamaah di masjid. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:

فإن المعروف عند أهل السيرة أن أبا بكر رضي الله عنه هو أول من آمن بالنبي صلى الله عليه وسلم من الرجال الأحرار، فقد روى ذلك الترمذي وابن أبي شيبة والحاكم عن عدد من السلف، ورجحه ابن حجر وابن تيمية وابن كثير والسيوطي.

Sesungguhnya yang dikenal di kalangan ahli sirah adalah bahwa Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu merupakan orang pertama yang beriman kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari kalangan laki-laki merdeka. Hal ini telah diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Abi Syaibah, dan al-Hakim dari sejumlah ulama Salaf, serta dikuatkan oleh Ibnu Hajar, Ibnu Taimiyah, Ibnu Katsir, dan as-Suyuthi.

وأما قصة تبع فقد ذكرها ابن حجر في الفتح، فذكر أن تبعا لقي بيثرب أربعمائة حبر فأخبروه بالنبي صلى الله عليه وسلم وأنه كتب كتابا وأوصى أن يسلم إليه، لكن هذا لا يفيد أن تبعا أول من أسلم، بل ينبغي أن يقال إن الأحبار الأربعمائة أسلموا قبله.

Adapun kisah Tubba’, maka Ibnu Hajar telah menyebutkannya dalam al-Fath. Beliau menyebutkan bahwa Tubba’ bertemu dengan empat ratus rabi (ahbar) di Yathrib, lalu mereka mengabarkan kepadanya tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bahwasanya ia menulis sebuah surat serta berwasiat agar surat itu diserahkan kepada Nabi. Akan tetapi, hal ini tidak menunjukkan bahwa Tubba’ adalah orang pertama yang masuk Islam. Bahkan, seharusnya dikatakan bahwa empat ratus rabi tersebut telah masuk Islam sebelum dirinya.

ثم إن ظاهر كلام ابن حجر وابن كثير أن تبعا مر يثرب وهي مدينة قائمة وأنها لم تنشأ في عصر تبع. وراجع الفتوى الأخرى هنا. 

Selain itu, makna lahiriah dari perkataan Ibnu Hajar dan Ibnu Katsir adalah bahwa Tubba’ melewati Yathrib dalam keadaan kota tersebut sudah berdiri, dan kota itu tidaklah baru didirikan pada zaman Tubba’. Silakan merujuk pada fatwa lainnya di sini :

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.