Penjelasan Tentang Bahaya Orang yang Enggan Membayar Zakat



بيان خطر مانع الزكاة

Penjelasan Tentang Bahaya Orang yang Enggan Membayar Zakat

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Penjelasan Tentang Bahaya Orang yang Enggan Membayar Zakat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Zakat

السؤال:

Pertanyaan:

أخشى من أن زوجي لا يدفع الزكاة ماذا أفعل؟

Saya khawatir suami saya tidak membayar zakat, apa yang harus saya lakukan?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:

فإن واجبك هو النصيحة لزوجك؛ لأن ذلك من التعاون على البر والتقوى، قال الله تعالى:

Sesungguhnya kewajiban Anda adalah memberikan nasihat (nashihah) kepada suami Anda; karena hal itu termasuk bentuk tolong-menolong dalam kebajikan dan ketakwaan. Allah Ta’ala berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ [المائدة: ٢]

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.” [Al-Ma’idah: 2]

ومن التواصي بالحق والصبر الذي ذكره الله جل وعلا في قوله:

Dan hal itu juga termasuk dalam saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran yang disebutkan oleh Allah Jalla wa ‘Ala dalam firman-Nya:

وَالْعَصْرِ * إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ * إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ [العصر]

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” [Al-‘Asr]

ولأن الدين النصيحة كما في صحيح الإمام مسلم عن أبي رقية تميم بن أوس الداري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال:

Serta karena agama itu adalah nasihat, sebagaimana terdapat dalam Shahih Imam Muslim dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Dari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الدِّينُ النَّصِيحَةُ، قُلْنَا لِمَنْ ؟ قَالَ: لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ

“Agama itu nasihat.” Kami bertanya: “Untuk siapa?” Beliau bersabda: “Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan kaum muslimin pada umumnya.” (HR. Muslim)

ولأن ذلك واجبك كزوجة وشريكة له في الحياة، فإن الله تعالى يقول:

Dan karena hal itu merupakan kewajiban Anda sebagai istri dan pasangan hidupnya, sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman:

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ [الزخرف: ٦٧]

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” [Az-Zukhruf: 67]

وقد توعد النبي صلى الله عليه وسلم مانع الزكاة في كثير من الأحاديث الصحيحة بالعقاب الشديد في الآخرة، وبمحق البركة من ماله في الدنيا، وما قد يصحب ذلك من عقوبات أخرى؛ لأن العاصي عرضة لسخط الله وانتقامه. وراجعي الفتوى الأخرى هنا.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengancam orang yang menahan zakat dalam banyak hadits shahih dengan azab yang sangat pedih di akhirat, serta lenyapnya berkah dari hartanya di dunia, dan hukuman-hukuman lain yang mungkin menyertainya; karena orang yang bermaksiat berisiko mendapatkan kemurkaan Allah dan siksaan-Nya. Dan silakan merujuk pada fatwa lainnya di sini :

وفقنا الله وإياك لطاعته، والفوز بجنته.

Semoga Allah memberikan taufik kepada kami dan Anda untuk taat kepada-Nya, serta meraih kemenangan dengan surga-Nya.

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.