مراحل فرضية الصلاة
Tahapan Kewajiban Shalat
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Tahapan Kewajiban Shalat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
كم مرحلة تم فيها فرض الصلاة ؟
Berapa tahapan diwajibkannya shalat?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فرضت الصلاة ليلة الإسراء قبل الهجرة بنحو خمس سنين. وقيل: ست. وقيل: بعد البعثة بنحو سنة، قاله المرداوي في الانصاف.
Shalat diwajibkan pada malam Isra’ sebelum Hijrah sekitar lima tahun. Ada yang berpendapat enam tahun, ada pula yang berpendapat sekitar setahun setelah bi’tsah (pengutusan sebagai nabi), sebagaimana dikatakan oleh Al-Mardawi dalam al-Inshaf.
وقال الحافظ ابن حجر رحمه الله: فائدة: ذهب جماعة إلى أنه لم يكن قبل الإسراء صلاة مفروضة، إلا ما وقع الأمر به من صلاة الليل من غير تحديد، وذهب الحربي إلى أن الصلاة كانت مفروضة ركعتين بالغداة وركعتين بالعشي.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata: “Faidah: Sekelompok ulama berpendapat bahwa tidak ada shalat wajib sebelum Isra’, kecuali apa yang diperintahkan berupa shalat malam tanpa batasan waktu tertentu. Sedangkan Al-Harbi berpendapat bahwa shalat dahulunya diwajibkan dua raka’at di pagi hari dan dua raka’at di sore hari.”
وذكر الشافعي عن بعض أهل العلم أن صلاة الليل كانت مفروضة ثم نسخت بقوله تعالى:
Asy-Syafi’i menyebutkan dari sebagian ahli ilmu bahwa shalat malam dahulunya wajib, kemudian di-nasakh (dihapus hukumnya) dengan firman Allah Ta’ala:
فَاقْرَأُوا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ [المزمل: ٢٠]
“Maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an.” [Al-Muzzammil: 20]
فصار الفرض قيام بعض الليل، ثم نسخ ذلك بالصلوات الخمس. انتهى من فتح الباري.
Maka kewajibannya berubah menjadi berdiri melakukan shalat pada sebagian malam, kemudian hal itu di-nasakh lagi dengan shalat lima waktu. Selesai kutipan dari Fathul Bari.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply