Memberi Petunjuk untuk Menjauhi Kebiasaan Rahasia



وسائل هادية تصد عن اقتراف العادة السرية

Cara-cara yang Memberi Petunjuk untuk Menjauhi Kebiasaan Rahasia (Masturbasi)

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Cara-cara yang Memberi Petunjuk untuk Menjauhi Kebiasaan Rahasia (Masturbasi) ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Keluarga

السؤال:

Pertanyaan:

لا أعرف كيف أبدأ، وماذا أقول، أعذروني على طرحي لهذا الموضوع، ولكني فعلًا محتاج للمساعدة، إخواني الكرام، أنا طبيب… الحمد لله أصلي وأقرأ القرآن بشكل شبه يومي، وأصوم على الأقل مرة في الأسبوع، مشكلتي، وللأسف الشديد، إدماني على المواقع والأفلام الإباحية، والعادة السرية، لا أعرف ماذا أفعل، أتعذب من داخلي، كل مرة أتوب وأنوي عدم العودة، ولكني أعود مرة أخرى، لا أعرف ماذا أفعل، لا أستطيع الزواج لعدم قدرتي على دفع التكاليف، وأصوم وأصلي وأقرأ القرآن دون أي فائدة، هل أخصي نفسي (عفوًا)، ما العمل؟ أنجدوني؟

Saya tidak tahu bagaimana harus memulai dan apa yang harus dikatakan. Maafkan saya karena mengangkat topik ini, tetapi saya benar-benar butuh bantuan. Saudara-saudaraku yang mulia, saya adalah seorang dokter… Alhamdulillah saya sholat dan membaca Al-Quran hampir setiap hari, serta berpuasa setidaknya seminggu sekali. Masalah saya, dan sayangnya ini sangat berat, adalah kecanduan situs dan film porno, serta kebiasaan rahasia (istimna’). Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, batin saya tersiksa. Setiap kali saya bertaubat dan berniat tidak kembali, saya melakukannya lagi. Saya tidak mampu menikah karena tidak sanggup membayar biayanya. Saya berpuasa, sholat, dan membaca Al-Quran namun seolah tanpa hasil. Apakah saya harus mengebiri diri sendiri (maaf)? Apa yang harus saya lakukan? Tolonglah saya.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shohabah-nya. Amma ba’du:

فلقد جاء الإسلام ليرسي لنا قاعدة عظيمة، ألا وهي دفع الضرر، فحرم بهذه القاعدة كل ما يجلب الضرر للإنسان (لا ضرر ولا ضرار). وإن مشاهدة مثل هذه الأفلام، وما يتبعها من عمل العادة حرام ومنكر، ومن أسباب أمراض القلوب وقسوتها.

Sungguh Islam datang untuk menetapkan kaidah yang agung, yaitu menolak kemudharatan. Melalui kaidah ini, diharamkan segala sesuatu yang membawa bahaya bagi manusia (tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain). Sesungguhnya menonton film-film seperti itu, dan apa yang mengikutinya berupa kebiasaan (istimna’) adalah haram dan mungkar, serta termasuk sebab-sebab penyakit hati dan kerasnya hati.

قال الله تعالى:

Allah Ta‘ala berfirman:

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ [النور: ٣٠]

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat’.” [An-Nur: 30]

فضلاً عن ذلك، فإنها تورث الكثير من الأمراض، فالوقاية خير من العلاج. فتوجه إلى الله بقلبك وجوارحك بالتوبة، قال الله تعالى في الحديث القدسي:

Terlebih lagi, hal tersebut mewariskan banyak penyakit, maka pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Maka menghadaplah kepada Allah dengan hati dan anggota tubuh Anda melalui taubat. Allah Ta‘ala berfirman dalam hadits qudsi:

يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً، فَاسْتَغْفِرُونِي أَغْفِرْ لَكُمْ

“Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat salah di malam dan siang hari, dan Aku mengampuni semua dosa, maka mintalah ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni kalian.” (HR. Muslim dari Abu Dzar)

وراجع الفتوى الأخرى هنا،

Silakan merujuk pula fatwa lainnya di sini, :

وإليك -أخي الكريم- بعض الوسائل التي تعينك وتهديك إلى طريق التوبة، والإقلاع عن هذه العادة وما يسببها:

Berikut ini—wahai saudaraku yang mulia—beberapa sarana yang dapat membantu dan menuntun Anda menuju jalan taubat, serta menghentikan kebiasaan ini dan apa saja yang menyebabkannya:

1- صدق النية مع الله في الرجوع إليه بإصلاح العمل ظاهراً وباطناً. 2- البعد والحذر من الوسائل التي تثير الشهوة وتوقع في الحرام، ومفارقة قرناء السوء.

1. Jujur dalam niat kepada Allah untuk kembali kepada-Nya dengan memperbaiki amal secara lahir maupun batin. 2. Menjauh dan waspada terhadap sarana-sarana yang membangkitkan syahwat dan menjerumuskan ke dalam keharaman, serta memisahkan diri dari teman-teman yang buruk.

3- استشعار الرقابة الإلهية، قال الله تعالى: (وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ)، وقال تعالى: (أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى).

3. Menghadirkan perasaan dalam pengawasan Ilahi (muraqabah). Allah Ta‘ala berfirman: “Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” dan Dia berfirman: “Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat?”

4- الإكثار من الصوم، كما أخبر النبي صلى الله عليه وسلم:

4. Memperbanyak puasa, sebagaimana dikabarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ: مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai sekalian pemuda: barangsiapa di antara kalian yang telah mampu untuk menikah maka hendaklah ia menikah, karena hal itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah perisai baginya.” (Muttafaqun ‘Alaih)

5- مجاهدة النفس والإكثار من النوافل وقيام الليل، قال شيخ الإسلام: فإن الصلاة فيها دفع مكروه وهو الفحشاء والمنكر، وفيها تحصيل محبوب وهو ذكر الله. انتهى.

5. Melakukan mujahadah an-nafs (perjuangan melawan jiwa) dan memperbanyak nawafil (sholat sunnah) serta qiyamul lail. Syaikhul Islam berkata: “Sesungguhnya di dalam sholat terdapat penolakan terhadap hal yang dibenci yaitu perbuatan keji dan mungkar, dan di dalamnya terdapat perolehan hal yang dicintai yaitu dzikir kepada Allah.” Selesai kutipan.

6- الاشتغال بالعبادة وذكر الله والدعاء والاستغفار والإكثار من الأعمال الصالحة مع الإخلاص لله، قال الله تعالى:

6. Menyibukkan diri dengan ‘ibadah, dzikir kepada Allah, doa, istighfar, dan memperbanyak amal saleh dengan penuh keikhlasan kepada Allah. Allah Ta‘ala berfirman:

كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ [يوسف: ٢٤]

“Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” [Yusuf: 24]

7- تذكر الموت، والخوف من سوء الخاتمة وأهوال يوم القيامة والجنة والنار، واستحضار ذلك والاستعداد له، مع زيارة القبور والحرص على رؤية المحتضرين.

7. Mengingat kematian, takut akan su’ul khatimah (akhir yang buruk), kedahsyatan hari kiamat, surga, dan neraka; menghadirkan hal tersebut dan bersiap-siap menghadapinya, disertai dengan ziarah kubur dan keinginan kuat untuk melihat orang-orang yang sedang dalam sakratul maut.

8- العلم بأن الذنوب والمعاصي هي من أسباب الشقاء في الدنيا والآخرة، واعلم أن الله لا يغير ما بقومٍ حتى يغيروا ما بأنفسهم.

8. Mengetahui bahwa dosa-dosa dan kemaksiatan adalah penyebab kesengsaraan di dunia dan akhirat. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.

9- عليك بالصبر والاستعانة بالله، قال النبي صلى الله عليه وسلم:

9. Wajib bagi Anda untuk bersabar dan memohon pertolongan kepada Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ

“Barangsiapa yang berusaha menyabarkan diri maka Allah akan menjadikannya penyabar, dan barangsiapa yang berusaha menjaga kesucian diri maka Allah akan mensucikannya, dan tidaklah seseorang diberikan pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (Muttafaqun ‘Alaih)

والله نسأل أن يجعلك من عباده الصالحين، وللمزيد راجع الفتوى الأخرى هنا.

Kami memohon kepada Allah agar menjadikan Anda termasuk hamba-hamba-Nya yang saleh. Untuk penjelasan lebih lanjut silakan merujuk fatwa lainnya di sini :

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.