Nasihat bagi yang Merasa Tidak Memiliki Keinginan untuk Shalat



نصائح لمن يشعر بعدم الرغبة في الصلاة

Nasihat bagi yang Merasa Tidak Memiliki Keinginan untuk Shalat

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Nasihat bagi yang Merasa Tidak Memiliki Keinginan untuk Shalat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Aqidah

السؤال:

Pertanyaan:

جزاكم الله كل خير وجعل جهودكم في موازين حسناتكم. سؤالي هو: أصبت بالاكتئاب وأنا أظن أنني إنسانة مؤمنة وأخاف الله، وأؤدي واجباتي، ولكن في كثير من الأيام أشعر بعدم رغبة للصلاة وكأنها هم كبير ولا أستطيع الصلاة، ومع ذلك أشعر بالندم الشديد والخوف من عقاب الله، وأخاف من عدم توفيق الله لي لتقصيري وألوم نفسي بشدة وأبكي بحرقة، وأستغفر الله وأقطع عهدا على نفسي وأعاهد ربي على العودة والمحافظة على الصلوات، ولكن الحالة تعود لي مرة أخرى. وأنا حاليا أتعالج من الاكتئاب ولكن ما زلت لا رغبه لدي لأي شيء، وأفكر في أن أقتل نفسي لأستريح -أنا أحب الله وأريد أن أحافظ على صلاتي، ولن ينفعني في هذه الدنيا غير علاقتي الطيبة بخالقي ورضاه عني. فبماذا تنصحوني وجزاكم الله كل خير؟

Semoga Allah membalas Anda dengan segala kebaikan dan menjadikan upaya Anda dalam timbangan amal kebaikan Anda. Pertanyaan saya adalah: Saya menderita depresi padahal saya menganggap diri saya sebagai orang beriman yang takut kepada Allah dan menunaikan kewajiban-kewajiban saya. Namun, di banyak hari saya merasa tidak memiliki keinginan untuk shalat, seolah-olah itu adalah beban yang sangat besar dan saya tidak sanggup melakukannya. Meskipun demikian, saya merasakan penyesalan yang mendalam dan ketakutan akan azab Allah. Saya takut tidak mendapatkan taufik Allah karena kelalaian saya, saya menyalahkan diri saya sendiri dengan keras dan menangis tersedu-sedu. Saya memohon ampun kepada Allah dan berjanji pada diri sendiri serta berjanji kepada Tuhan saya untuk kembali dan menjaga shalat, namun keadaan itu kembali menimpa saya lagi. Saat ini saya sedang menjalani pengobatan depresi, namun saya tetap tidak memiliki keinginan untuk melakukan apa pun, bahkan terpikir untuk mengakhiri hidup agar bisa beristirahat. Saya mencintai Allah dan ingin menjaga shalat saya, karena tidak ada yang bermanfaat bagi saya di dunia ini selain hubungan baik dengan Pencipta saya dan keridhaan-Nya terhadap saya. Lantas, apa nasihat Anda bagi saya? Semoga Allah membalas Anda dengan segala kebaikan.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:

فاعلمي أيتها الأخت الكريمة أنه لا سعادة للعبد ولا راحة له إلا في طاعة الله تعالى والانقياد لأمره، وأن الحزن والهم والضيق والاكتئاب ونحوها من الأمراض النفسية إنما تحدث بسبب البعد عن الله تعالى وضعف الصلة به.

Ketahuilah wahai Saudari yang mulia, bahwa tidak ada kebahagiaan bagi seorang hamba dan tidak ada ketenangan baginya kecuali dalam ketaatan kepada Allah Ta‘ala dan ketundukan pada perintah-Nya. Sesungguhnya kesedihan, kegundahan, kesempitan, depresi, dan penyakit kejiwaan semisalnya terjadi karena jauh dari Allah Ta‘ala dan lemahnya hubungan dengan-Nya. Allah Ta‘ala berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ [النحل: ٩٧]

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” [An-Nahl: 97]

فالحياة الطيبة لا تنال إلا بالإيمان والعمل الصالح. وما تشعرين به أحيانا من عدم رغبة في الصلاة ثم يحملك ذلك على تركها إنما هو من تزيين الشيطان وإغوائه لك.

Maka kehidupan yang baik tidak akan diperoleh kecuali dengan iman dan amal saleh. Adapun apa yang Anda rasakan terkadang berupa tidak adanya keinginan untuk shalat yang kemudian mendorong Anda untuk meninggalkannya, itu hanyalah bagian dari tipu daya syaitan dan godaannya terhadap Anda.

فهو يبغضك في طاعة الله تعالى ويوهمك أنها ثقيلة عليك ليحول بينك وبين السعادة الحقيقية، فعليك بمجاهدة نفسك الأمارة بالسوء وعدم الاستسلام لتسويل الشيطان والانخداع بمكره.

Ia (syaitan) membuat Anda membenci ketaatan kepada Allah Ta‘ala dan memberi ilusi bahwa ketaatan itu berat bagi Anda guna menghalangi Anda dari kebahagiaan yang hakiki. Maka wajib bagi Anda untuk melakukan mujahadah melawan nafsu Anda yang memerintahkan pada keburukan (ammaratu bis suu’), serta tidak menyerah pada bisikan syaitan dan tidak tertipu oleh makarnya.

واعلمي أنك مع المجاهدة الصادقة والإخلاص لله تعالى والاستعانة به ستوفقين إلى ما فيه مصلحتك وسعادتك، فإن الله تعالى وعد المجاهدين فيه أن يهديهم كما قال تعالى:

Ketahuilah bahwa dengan mujahadah yang jujur, keikhlasan kepada Allah Ta‘ala, dan memohon pertolongan kepada-Nya, niscaya Anda akan diberi taufik menuju apa yang di dalamnya terdapat kemaslahatan dan kebahagiaan Anda. Karena sesungguhnya Allah Ta‘ala telah menjanjikan orang-orang yang berjihad di jalan-Nya bahwa Dia akan memberi mereka petunjuk, sebagaimana firman-Nya Ta‘ala:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا [العنكبوت: ٦٩]

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” [Al-Ankabut: 69]

وأكثري من الدعاء بالهداية فإن القلوب بين إصبعين من أصابع الله تعالى يقلبها كيف يشاء، ومن يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.

Dan perbanyaklah doa memohon hidayah, karena sesungguhnya hati berada di antara dua jari dari jari-jemari Allah Ta‘ala yang Dia bolak-balikkan sekehendak-Nya. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk.

وعليك بصحبة أهل الخير والصلاح ممن يذكرون بالله تعالى ويعينون على طاعته، وأكثري من سماع الأشرطة الطيبة والمحاضرات النافعة والكتب السهلة التي تعنى بأمر الوعظ وترقيق القلوب.

Wajib bagi Anda untuk berteman dengan orang-orang baik dan saleh yang senantiasa mengingatkan kepada Allah Ta‘ala dan membantu dalam ketaatan kepada-Nya. Perbanyaklah mendengarkan rekaman yang baik, ceramah yang bermanfaat, dan membaca buku-buku ringan yang berfokus pada masalah nasihat serta pelembut hati.

واستحضري دائما خطورة ترك الصلاة وأن تاركها يعرض نفسه لعقوبة الله العاجلة والآجلة، وراجعي لذلك الفتوى الأخرى هنا.

Dan hadirkanlah selalu dalam ingatan Anda tentang bahayanya meninggalkan shalat, serta bahwasanya orang yang meninggalkannya telah menjerumuskan dirinya pada siksa Allah di dunia maupun di akhirat. Silakan merujuk untuk hal tersebut pada fatwa lainnya di sini.

نسأل الله أن يوفقنا وإياك لما فيه رضاه.

Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufik kepada kami dan Anda menuju apa yang di dalamnya terdapat rida-Nya.

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.