علاقة الإنكشارية والصهيونية بالإسلام في تركيا (سلسلة 2 والأخيرة)
Hubungan Inkisyaariyyah dan Zionisme dengan Islam di Turki (Seri 2 – Terakhir)
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Hubungan Inkisyaariyyah dan Zionisme dengan Islam di Turki (Seri 2 – Terakhir) ini masuk dalam Kategori Tarikh Islam
الخديعة الكبرى للحاخام زيفي
Penipuan Besar Rabi Zivi
ويتوقف الدكتور عبد الودود شلبي أمام الخديعة الكبرى التي قام بها أحد حاخامات زمير ويدعى ” سبتاي زيفي ” الذي ادعى أنه المنقذ الإسرائيلي .
Dr. Abd al Waduud Syalbiy menyoroti penipuan besar yang dilakukan oleh salah seorang rabi dari Izmir bernama “Sabtay Zivi” yang mengklaim bahwa dirinya adalah penyelamat Israel.
و لما انكشف أمره وكاد السلطان العثماني محمد الرابع أن يقضي عليه بعد جلسات معه انتهت إلى أنهم سيختبرون صدق مزاعمه بتوجيه ثمانية من أمهر الرماة للسهام حول جسده ، ولكن هذا اليهودي لجأ إلى خديعة شيطانية لينقذ بها حياته وتخترق الأمة التركية فتوسل إلى السلطان إن عفا عنه أن يشهر إسلامه ويكون من دعاته المخلصين ، وربما يكون سببًا في هداية اليهود إلى الإسلام !!
Ketika kedoknya terbongkar, Sultan Utsmaniyah Muhammad IV hampir saja menghukum matinya setelah serangkaian pertemuan yang berakhir pada keputusan untuk menguji kebenaran klaimnya; yaitu dengan mengarahkan delapan pemanah paling mahir untuk melepaskan anak panah ke sekeliling tubuhnya. Namun, orang Yahudi ini menempuh tipu daya setan untuk menyelamatkan nyawanya sekaligus menyusup ke dalam bangsa Turki. Ia memohon kepada Sultan agar jika ia diampuni, ia akan menyatakan keislamannya dan menjadi salah satu penyeru (dai) yang tulus, bahkan mungkin menjadi sebab hidayah bagi kaum Yahudi untuk memeluk Islam!
وبالفعل أعلن إسلامه وسمى نفسه محمدًا ولبس الجبة والعمامة وأخذ يدعو كل من استمع إليه من اليهود في تركيا إلى إشهار إسلامهم بأفواههم فقط ، ثم يمارسون نشاطهم الهدام لإفساد الأمة التركية ، وجعلها آلة في أيدي الصهيونية .
Dan benar saja, ia mengumumkan keislamannya, menamai dirinya Muhammad, mengenakan jubah serta serban, dan mulai mengajak setiap orang Yahudi di Turki yang mendengarkannya untuk menyatakan keislaman mereka di lisan saja. Kemudian, mereka menjalankan aktivitas destruktif untuk merusak bangsa Turki dan menjadikannya alat di tangan Zionisme.
واكتشف أمره بعد ذلك حين كان يخاطب أتباعه في أحد الاجتماعات على مضيق البسفور في ضاحية بإسطنبول اسمها “كوروجسمة” باللغة العبرية ، وكان يطالبهم بالسيطرة على المصادر الدينية والطبيعية والمالية والتجارية والحيوية الأخرى للأتراك .
Kedoknya terbongkar kembali setelah itu ketika ia sedang berbicara kepada para pengikutnya dalam sebuah pertemuan di Selat Bosphorus, di sebuah pinggiran kota Istanbul bernama “Kurujisme”, menggunakan bahasa Ibrani. Ia menuntut mereka untuk menguasai sumber daya agama, alam, keuangan, perdagangan, dan sumber daya vital lainnya milik bangsa Turki.
وكان من المفترض أن يعدم هذا الرجل ، لولا تدخل شيخ الإسلام حينئذٍ ونصحه بنفيه إلى مكان يؤمن فيه شره ، لأنه لو أعدم سيكون شهيدًا ، وقد يضاعف من الأساطير التي تحاك حوله !!.
Seharusnya orang ini dihukum mati, jika bukan karena intervensi Syekh al Islam saat itu yang menasihatkan agar ia diasingkan ke tempat di mana kejahatannya dapat diamankan. Hal ini karena jika ia dihukum mati, ia akan dianggap sebagai martir, dan hal itu dapat melipatgandakan mitos-mitos yang dikaitkan di sekelilingnya!!.
أتاتورك .. وإلغاء الشريعة
Ataturk .. dan Penghapusan Syariat
ويعرض المؤلف لمواقف أتاتورك والجهود التي بذلها لإلغاء الشريعة الإسلامية وإقصاء قضاة المحاكم الدينية ، حيث كان يرى أن الإسلام إنما ظل عاملا هداما في الماضي ، وأنه جنى على تركيا جناية كبيرة ، وألحق بها خسائر فادحة .
Penulis memaparkan sikap-sikap Ataturk dan upaya-upaya yang dikerahkannya untuk menghapuskan syariat Islam serta menyingkirkan para hakim pengadilan agama. Ia berpandangan bahwa Islam hanyalah faktor destruktif di masa lalu, dan bahwasanya Islam telah melakukan kejahatan besar terhadap Turki serta menimbulkan kerugian yang sangat besar.
وكان يقول في أكثر الأحيان إن قوة العقل وقوة الإرادة تتغلبان على قوة الآلة . وكان مصمما على سن القانون لتحريم الدين في تركيا، ولو احتاج ذلك إلى استخدام القوة وإلى الخدعة والتضليل .
Ia sering kali mengatakan bahwa kekuatan akal dan kekuatan kehendak dapat mengalahkan kekuatan mesin. Ia bertekad untuk menetapkan undang-undang guna mengharamkan agama di Turki, meskipun hal itu memerlukan penggunaan kekuatan, tipu daya, maupun penyesatan.
ثم يشير المؤلف إلى إرهاصات الصحوة الإسلامية وما حدث في أعقاب انتخابات عام 1950 التي يعتبرها معلما من معالم التحول في تاريخ تركيا ، أو بداية سقوط أتاتورك في أعين الشعب التركي .
Kemudian penulis mengisyaratkan tanda-tanda kebangkitan Islam dan apa yang terjadi setelah pemilihan umum tahun 1950, yang ia anggap sebagai salah satu tonggak transformasi dalam sejarah Turki, atau awal dari jatuhnya Ataturk di mata rakyat Turki.
وينفي المؤلف بشدة أن يكون الإسلام عقبة في طريق التقدم ، أو أن يكون سببا في تأخر المسلمين ، ويضرب أمثلة على ذلك بقادة حركات الإصلاح في العالم الإسلامي الذين اتخذوا من الدين منطلقاً وركيزة لدعواتهم الإصلاحية ، وكان الدين هو السلاح الأقوى والأنجع في المواجهة.
Penulis menolak keras anggapan bahwa Islam merupakan penghalang di jalan kemajuan, atau menjadi sebab ketertinggalan kaum Muslimin. Beliau memberikan contoh-contoh mengenai hal itu melalui para pemimpin gerakan pembaruan (ishlah) di dunia Islam yang menjadikan agama sebagai titik tolak dan landasan bagi seruan perbaikan mereka, di mana agama merupakan senjata yang paling kuat dan paling mujarab dalam menghadapi tantangan.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Keterangan Buku:
Judul: Jenderal-jenderal Turki … Mengapa mereka membenci Islam?
Penulis: Dr. Abd al Waduud Syalbiy.
Penerbit: Daar al Mukhtaar – Kairo.
Sumber: Majalah, Edisi 1120
Leave a Reply