al Waqf wal Ibtida dan Urgensinya dalam Tilawah Al Quranul Karim (2)



KONTEN PREMIUM

Anda mesti login untuk dapat melihat konten ini dan berlangganan salah satu paket premium

Konten ini hanya tersedia untuk membership berbayar atau donatur yang membantu website ini tetap tayang.

Silahkan hubungi kami di:

Biaya Keanggotaan (Per Rangkaian Serial Artikel)

Durasi Mata Uang Besaran
6 bulan Indonesia Rupiah 350.000,-
6 bulan Malaysia Ringgit 100,-
6 bulan Dollar Amerika 25,-

Baarakallahu fiikum

Catatan Kaki

  1. Ahmad Isa Ma’sharawi dan Muhammad Ad Dusuuqi Amiin Kahiilah, Al Waqfi wal Ibtida wa Atsaruhuma fii ikhtilafil Mufassirin, Kairo: Daar As Salam, cet ke-2, 2016, hal ke-24
  2. Al Asymuniiy dalam Kitabnya Manarul Huda menyebutkan bahwa waqf di وَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ adalah waqf tam, kemudian memulai di إِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا
  3. An Nuhas mengatakan dua pendapat : Yang pertama, hal tersebut bermaksud At Taqdim dan At Ta’khir, maknanya adalah :

    الحمد لله الذي أنزل على عبده الكتاب قيمًا و لم يجعل له عوجًا
    (Segala puji bagi Allah yang menurunkan kepada hambaNya Kitab yang lurus yang tidak ada padanya kebengkokan).

    Makna ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Mujaahid.

    Pendapat lainnya diriwayatkan oleh Sa’iid dari Qatadah, dikatakan di sebagai Qiroat :

    الحمد الله الذي أنزل على عبده الكتاب و لم يجعل له عوجًا ولكن جعله قيمًا
    (Segala puji bagi Allah yang menurunkan kepada hambaNya Al Kitab, dan tidak menjadikan baginya kebengkokan, akan tetapi menjadikannya lurus).

  4. Lihat Kitab Ilal Al Wuquuf dan Kitab Manarul Huda
  5. Surah Ibraahiim ayat 18


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.