Pragmatisme – Asal-usulnya dan Dampaknya Terhadap Perilaku Muslim (4)



البراجمـــاتية – نشأتها وأثرها على سلوك المسلمين

Pragmatisme – Asal-usulnya dan Dampaknya Terhadap Perilaku Muslim (Bagian Keempat)

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Pragmatisme – Asal-usulnya dan Dampaknya Terhadap Perilaku Muslim ini masuk dalam Kategori Aqidah

البراجماتية في الاقتصاد :

Pragmatisme dalam Ekonomi :

يقول الدكتور محمد عزيز سالم : ” إن البراجماتية تعبير صادق عن الفلسفة الأمريكية “، فهي تدعو إلى ” العملية ” وتتخذ من ” العمل ” مقياساً للحقيقة .

Dr. Muhammad ‘Aziiz Saaliim berkata: “Sesungguhnya Pragmatisme (al Baraajamaatiyyah) adalah ekspresi jujur dari filsafat Amerika.” Ia menyerukan kepada “kepraktisan” dan menjadikan “amal” (tindakan) sebagai ukuran kebenaran.

لتوافق بذلك ما يدعو له النظام الرأسمالي الذي يربط بين الحقيقة من جهة ، والذاتية والنفعية من جهة أخرى . وأصبحت البراجماتية منذ ذلك الحين المبدأ الإداري والاقتصادي الحكيم الذي يتعامل مع الواقع وما يحيط به من ظروف متغيرة بصورة عملية تحقق الأهداف القائمة على مبدأ المنافسة الحرة بكفاءة واقتدار .

Hal ini selaras dengan apa yang diserukan oleh sistem kapitalis yang menghubungkan antara kebenaran di satu sisi, dengan subjektivitas serta pragmatisme/utilitarianisme di sisi lain. Sejak saat itu, Pragmatisme menjadi prinsip manajerial dan ekonomi yang dianggap bijak dalam berinteraksi dengan realitas (al waaqi‘) serta kondisi sekitar yang berubah-ubah secara praktis guna mencapai tujuan yang berbasis pada prinsip persaingan bebas dengan efisiensi dan kemampuan yang mumpuni.

وأصبح المصطلح البراجماتي مفهوماً مرتبطاً بالإدارة والاقتصاد وتسلل هذا المفهom إلى مبادئ الاقتصاديين والإداريين المسلمين وسلوكيات التجار وأصحاب الأموال والاستثمارات .

Istilah pragmatis pun menjadi konsep yang berkaitan erat dengan administrasi dan ekonomi. Konsep ini menyusup ke dalam prinsip-prinsip ekonom dan administrator Muslim, serta perilaku para pedagang, pemilik modal, dan investor.

فتساهل الممارسون للأعمال التجارية في استخدام جميع الوسائل ـ بغض النظر عن شرعيتها ـ للوصول إلى ما يعتقدونه هدفاً سامياً ، وغاية حسنة تسوغ الوسائل كلها .

Maka para praktisi bisnis mulai meremehkan penggunaan segala sarana—tanpa memperdulikan legalitas syariatnya (syar‘iyyatihaa)—untuk mencapai apa yang mereka yakini sebagai tujuan luhur dan sasaran baik yang dianggap menghalalkan segala cara.

فظهر من ينادي بحِلِّ بعض أنواع الربا حتى تتمكن البنوك الإسلامية من مقارعة مثيلاتها الغربية الكافرة ومنافستها، واستحلال اليانصيب لجمع الأموال وإنفاقها في وجوه الخير .

Maka muncullah orang yang menyerukan halalnya sebagian jenis riba (ar ribaa) agar bank-bank Islam (al bunuuk al islaamiyyah) dapat menandingi dan bersaing dengan bank-bank Barat kafir yang serupa, serta menghalalkan undian/lotre (al yaanshiib) untuk mengumpulkan dana dan menafkahkannya dalam pintu-pintu kebaikan.

كما ظهر من لا يرى غضاضة في استخدام الأساليب الإعلامية والإعلانية الشهوانية ، تقليداً للغرب ؛ وذلك بحجة جذب المستهلكين إلى الصناعات المسلمة ، وصرفها عن صناعات أعدائها .

Muncul pula mereka yang tidak melihat adanya keberatan dalam menggunakan metode media dan periklanan yang sensual (syahwat) demi meniru Barat, dengan alasan menarik konsumen ke industri Muslim dan mengalihkan mereka dari industri para musuhnya.

فأصبح من المضحك المبكي أن ترى من لا يجد بأساً في ظهور الفتيات الفاتنات يعرضن إعلاناً لأحد المنتجات العربية ، ما دمن متحجبات الحجاب العصري الجديد .

Maka menjadi hal yang tragis (menertawakan sekaligus menyedihkan) melihat seseorang yang menganggap tidak mengapa menampilkan gadis-gadis cantik dalam iklan produk Arab, selama mereka mengenakan jilbab (hijaab) kontemporer model baru.

كما ظهرت في بلادنا العربية تلك الاستثمارات السياحية المشبوهة والاحتفالات المختلطة التي يسوِّغ دعمها صرف الشباب المسلم عن الوقوع فريسة السياحة الغربية الكافرة . والأمثلة كثيرة على تلك الاستثمارات التجارية المتنامية في بلاد المسلمين التي تقوم على أسس براجماتية وذرائعية .

Demikian pula muncul di negeri-negeri Arab kita investasi pariwisata yang syubhat (masybuuhah) serta perayaan campur baur yang dukungannya dijustifikasi untuk mencegah pemuda Muslim jatuh menjadi mangsa pariwisata Barat yang kafir. Contoh-contoh investasi komersial yang berkembang di negeri-negeri Muslim yang berpijak pada landasan pragmatis dan utilitarian sangatlah banyak.

أسباب انتشار البراجماتية :

Sebab-sebab Penyebaran Pragmatisme :

إن أسباب انتشار الفكر البراجماتي كثيرة ومتعددة، كما أن العوامل التي ساهمت في نموه وقبول فئة من الناس له مختلفة ومتداخلة . وإجمالاً للقول: فإن من تلك الأسباب الكثيرة التي يحسن إلقاء الضـوء عليها :

Sesungguhnya sebab-sebab penyebaran pemikiran Pragmatis sangat banyak dan beragam, sebagaimana faktor-faktor yang berkontribusi dalam pertumbuhan serta penerimaan sebagian orang terhadapnya juga berbeda-beda dan saling berkaitan. Secara garis besar, di antara sekian banyak sebab yang patut disoroti adalah:

أولاً: قلة العلم الشرعي . ثانياً: اتباع الهوى . ثالثاً: اتساع الفجوة بين العلماء والمفكرين . رابعاً: التقصير في واجب الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر .

Pertama: Sedikitnya ilmu syariat (‘ilmu syarii‘ah). Kedua: Mengikuti hawa nafsu (al hawaa). Ketiga: Melebarnya celah antara ulama dan pemikir. Keempat: Kelalaian dalam kewajiban memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran (al amru bil ma‘ruuf wan nahyu ‘anil munkar).

Bersambung ke bagian berikutnya in sya Allah

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.