ماء البحر طاهر مطهر
Air Laut adalah Suci Lagi Mensucikan
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Air Laut adalah Suci Lagi Mensucikan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته سؤالي هو: هل يجوز للمسلم أن يغتسل للصلاة من ماء البحر وإن كان مضطراً؟
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Pertanyaan saya adalah: Apakah diperbolehkan bagi seorang muslim untuk mandi (ritual) guna sholat menggunakan air laut, meskipun dalam keadaan darurat?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فيجوز للمسلم أن يغتسل أو يتوضأ بماء البحر – ولو لم يكن مضطراً- لأن ماء البحر طهور ، أي طاهر في نفسه ، ومطهر لغيره ، لقوله صلى الله عليه وسلم في حديث أبي هريرة رضي الله عنه:
Maka diperbolehkan bagi seorang muslim untuk mandi atau berwudhu dengan air laut —meskipun tidak dalam keadaan darurat— karena air laut adalah thahur, yaitu suci pada dzatnya sendiri dan mensucikan bagi perkara lainnya, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:
هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ ، الْحِلُّ مَيْتَتُهُ
“Laut itu suci airnya, halal bangkainya.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)
كما أن الماء المطلق شامل لماء البحر أيضاً، فيدخل في قوله تعالى:
Demikian pula bahwasanya air mutlak (al-ma’ al-muthlaq) mencakup air laut juga, sehingga ia termasuk dalam firman Allah Ta‘ala:
فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا
“Lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah…”
فمن وجد ماء البحر استعمله دون حرج.
Maka barangsiapa yang mendapati air laut, hendaklah ia menggunakannya tanpa ada keberatan (haraj).
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply