الماء المتغير بطول المكث طهور
Air yang Berubah karena Lama Tergenang Adalah Suci Lagi Mensucikan
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Air yang Berubah karena Lama Tergenang Adalah Suci Lagi Mensucikan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
إذا تغيرالماء بطول بقائه دون استعمال فهل هو طاهر أم لا؟
Jika air berubah karena lama berdiam tanpa digunakan, apakah air tersebut suci atau tidak?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فالماء المتغير بطول المكث -أي البقاء- طَهُور أي: طاهر في نفسه، ومطهر لغيره، قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله ( أما ما تغير بمكثه ومقره، فهو باق على طهوريته باتفاق العلماء ) انتهى من الفتاوى الكبرى.
Maka air yang berubah disebabkan lama berdiam (al-mukts) —yaitu menetap— adalah thahur, artinya: suci pada dzatnya sendiri dan mensucikan bagi perkara lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Adapun apa yang berubah disebabkan lama berdiam dan tempat menetapnya, maka ia tetap berada di atas kesuciannya (thahuriyah) berdasarkan kesepakatan para ulama.” Selesai kutipan dari Al-Fatawa al-Kubra.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply