العبادات في شرائع من قبلنا من الأمم
Ibadah dalam Syariat Umat-Umat Sebelum Kita
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Ibadah dalam Syariat Umat-Umat Sebelum Kita ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
ما هي صفة صلاة وزكاة وصوم الأنبياء السابقين عليهم السلام ومن اتبعهم قبل أن تشرع لنبينا محمد صلى الله عليه وسلم؟
Bagaimana sifat (tata cara) sholat, zakat, dan puasa para nabi terdahulu—‘alaihimus salam—serta orang-orang yang mengikuti mereka sebelum hal itu disyariatkan kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فلا شك في أن الصلاة والزكاة والصيام كانت مشروعة في الأمم قبلنا، ويدل على ذلك القرآن العظيم في مواضع، فقد أخبر تعالى عن عيسى عليه السلام بأنه قال:
Maka tidak diragukan lagi bahwasanya sholat, zakat, dan puasa telah disyariatkan pada umat-umat sebelum kita, dan Al-Quran yang agung menunjukkan hal tersebut di beberapa tempat. Sungguh Allah Ta‘ala telah mengabarkan tentang ‘Isa ‘alaihis salam bahwasanya ia berkata:
وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا [مريم: ٣١]
“Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup.” [Maryam: 31]
وقال عن إسماعيل عليه السلام:
Dan Dia berfirman tentang Isma‘il ‘alaihis salam:
وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا [مريم: ٥٥]
“Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.” [Maryam: 55]
وحكى عن إبراهيم عليه السلام أنه قال في دعائه:
Dan Dia menceritakan tentang Ibrahim ‘alaihis salam bahwasanya ia berkata di dalam doanya:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء [إبراهيم: ٤٠]
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” [Ibrahim: 40]
وقال قوم شعيب لشعيب:
Dan kaum Syu‘aib berkata kepada Syu‘aib:
قَالُواْ يَا شُعَيْبُ أَصَلاَتُكَ تَأْمُرُكَ أَن نَّتْرُكَ مَا يَعْبُدُ آبَاؤُنَا أَوْ أَن نَّفْعَلَ فِي أَمْوَالِنَا مَا نَشَاء إِنَّكَ لَأَنتَ الْحَلِيمُ الرَّشِيدُ [هود: ٨٧]
“Mereka berkata: ‘Hai Syu’aib, apakah shalatmu menyuruhmu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal’.” [Hud: 87]
وغير ذلك من الآيات. وقال تعالى في شأن الصوم:
Dan selain itu dari ayat-ayat lainnya. Dan Allah Ta‘ala berfirman berkenaan dengan puasa:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [البقرة: ١٨٣]
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqarah: 183]
وقد أخبر الله تعالى بمشروعية هذه العبادات للأنبياء ولأتباعهم قبل نبينا صلى الله عليه وسلم، ولم يخبرنا عن كيفية فعلهم لها، ولا نعلم نصًا صحيحًا عن النبي صلى الله عليه وسلم يبين فيه صفة أدائهم لتلك العبادات، فعلينا أن نقف حيث أوقفنا الله عز وجل ولا نتكلف البحث عن علم ما أخفاه عنا، إذ لو كان في علم ذلك مصلحة لنا لبينه الله عز وجل لنا.
Dan sungguh Allah Ta‘ala telah mengabarkan tentang disyariatkannya ‘ibadah-‘ibadah ini bagi para nabi dan para pengikut mereka sebelum Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun Dia tidak mengabarkan kepada kita tentang tata cara pengerjaannya oleh mereka. Dan kami tidak mengetahui adanya nash yang sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan sifat penunaian ‘ibadah-‘ibadah tersebut oleh mereka. Maka wajib bagi kita untuk berhenti di batas di mana Allah ‘Azza wa Jalla menghentikan kita, dan kita tidak perlu membebani diri mencari pengetahuan tentang apa yang Dia sembunyikan dari kita, karena seandainya di dalam pengetahuan hal tersebut terdapat kemaslahatan bagi kita, niscaya Allah ‘Azza wa Jalla telah menjelaskannya kepada kita.
وقد ذهب بعض أهل العلم إلى أن الصيام المفروض على من قبلنا كان هو الصيام المفروض علينا غير أنهم بدلوا، وذكر القرطبي وغيره آثارًا عن بعض السلف تدل على هذا.
Dan sebagian ahli ilmu berpendapat bahwasanya puasa yang diwajibkan atas orang-orang sebelum kita adalah puasa yang diwajibkan atas kita, hanya saja mereka telah mengubahnya. Al-Qurtubi dan selainnya telah menyebutkan riwayat-riwayat (atsar) dari sebagian ulama Salaf yang menunjukkan hal ini.
قال الحافظ في الفتح مبينا الخلاف في تفسير الآية: وأما قوله (كما) فاختلف في التشبيه الذي دلت عليه الكاف هل هو على الحقيقة فيكون صيام رمضان قد كتب على الذين من قبلنا أو المراد مطلق الصيام دون وقته وقدره؟ فيه قولان. اهـ.
Al-Hafizh berkata dalam Al-Fath seraya menjelaskan perbedaan pendapat mengenai tafsir ayat tersebut: “Adapun firman-Nya (sebagaimana), maka diperselisihkan mengenai penyerupaan (at-tasybih) yang ditunjukkan oleh huruf Kaf; apakah ia secara hakiki sehingga puasa Ramadhan berarti telah diwajibkan pula atas orang-orang sebelum kita, ataukah yang dimaksud adalah puasa secara mutlak tanpa memandang waktu dan kadarnya? Dalam hal ini ada dua pendapat.” Selesai kutipan.
والتشبيه في الآية إنما هو في أصل الوجوب وليس في صفة الصوم، قال في المنار: وهو تشبيه الفرضية بالفرضية ولا تدخل فيه صفته ولا عدة أيامه. انتهى.
Dan penyerupaan di dalam ayat tersebut hanyalah pada asal kewajibannya dan bukan pada sifat (tata cara) puasanya. Penulis kitab Al-Manar berkata: “Ia adalah penyerupaan kewajiban dengan kewajiban, dan tidak termasuk di dalamnya tata cara maupun jumlah harinya.” Selesai kutipan.
وبه يتبين لك ما قدمناه من أنه لا نص صريحًا من كتاب ولا سنة يبين صفة العبادات في شرائع من قبلنا من الأمم.
Dan dengan demikian menjadi jelas bagi Anda apa yang telah kami sampaikan di awal, bahwasanya tidak ada nash yang sharih (tegas) baik dari Al-Kitab maupun Sunnah yang menjelaskan tata cara ‘ibadah-‘ibadah dalam syariat umat-umat sebelum kita.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply