ماء زمزم اجتمع فيه دواءان
Air Zamzam Berpadu di Dalamnya Dua Penawar Kesembuhan
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Air Zamzam Berpadu di Dalamnya Dua Penawar Kesembuhan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
ماء زمزم هل يجوز الاستحمام به (داخل الحمام) أو قراءة القرآن فيه للتداوي به؟ وجزاكم الله خيراً.
Apakah air Zamzam diperbolehkan untuk digunakan mandi (di dalam kamar mandi) atau dibacakan Al-Qur’an ke dalamnya dengan tujuan berobat (at-tadawi) dengannya? Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فقد سبق الكلام على الطهارة بماء زمزم في الفتاوى الأخرى هنا.
Maka sungguh telah berlalu pembahasan mengenai hukum bersuci (termasuk mandi) menggunakan air Zamzam pada fatwa-fatwa lainnya di sini.
- Sebab Kemakruhan Beristinja Menggunakan Air Zamzam
- Tidak Dimakruhkan Berwudhu dan Mandi Menggunakan Air Zamzam
وأما قراءة القرآن فيه للتداوي به، فقد اجتمع فيها دواءان مباركان ثبت في كليهما أنه شفاء، قال الله تعالى:
Adapun membacakan Al-Qur’an ke dalam air Zamzam untuk tujuan pengobatan, maka sungguh pada tindakan tersebut telah berpadu dua penawar yang diberkahi, yang mana telah otentik ketetapannya pada masing-masing dari keduanya sebagai obat kesembuhan (syifa’). Allah Ta‘ala berfirman:
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ [الإسراء: ٨٢]
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” [Al-Isra: 82]
وقال صلى الله عليه وسلم: ماء زمزم لما شرب له. رواه أحمد وابن ماجه والحاكم، وصححه الألباني.
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Air Zamzam itu berdasarkan tujuan apa ia diminum.” Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, serta dishahihkan oleh Al-Albani.
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: زمزم طعام طعم وشفاء سقم. رواه ابن أبي شيبة والبزار، وصححه الألباني في الترغيب.
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Zamzam adalah makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.” Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan Al-Bazzar, serta dishahihkan oleh Al-Albani di dalam kitab At-Targhib.
وفي الحديث أيضاً: خير ماء على وجه الأرض ماء زمزم فيه طعام الطعم وشفاء السقم. رواه الطبراني وابن حبان، قال المنذري رواة الطبراني ثقات، وحسنه الألباني.
Dan di dalam hadits lainnya disebutkan pula: “Sebaik-baik air di permukaan bumi adalah air Zamzam; di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.” Diriwayatkan oleh At-Thabrani dan Ibnu Hibban. Imam Al-Mundziri berkata bahwa para periwayat At-Thabrani adalah tsiqat (tepercaya), dan dihasankan oleh Al-Albani.
قال ابن القيم في مدارج السالكين: كنت آخذ قدحاً من ماء زمزم فأقرأ عليه الفاتحة مراراً فأشربه، فأجد به من النفع والقوة ما لم أعهد مثله في الدواء.
Ibnu al-Qayyim berkata di dalam kitab Madarij as-Salikin: “Dahulu aku mengambil segelas air Zamzam, lalu aku membacakan Surah Al-Fatihah di atasnya berulang kali, kemudian aku meminumnya. Maka aku dapati pada air tersebut berupa manfaat dan kekuatan yang belum pernah aku rasakan yang semisalnya pada obat-obatan konvensional.”
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply