Mengabarkan Hal-Hal Gaib (2)



الإخبار عن المغيبات

Mengabarkan Hal-Hal Gaib (Bagian 2 – Selesai)

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Mengabarkan Hal-Hal Gaib (Bagian 2 – Selesai) ini masuk dalam Kategori Sirah Nabawiyah

ومن المغيبات – غير ما تقدم- إخباره صلى الله عليه وسلم عن الفتن وعلامات الساعة وهذا كثير؛ من ذلك ما رواه أسامة رضي الله عنه قال:

Dan di antara hal-hal gaib —selain dari apa yang telah disebutkan sebelumnya— adalah pengابaran beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang fitnah-fitnah dan tanda-tanda hari kiamat, dan hal ini sangatlah banyak. Di antara hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Usamah radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata:

أشرف النبي صلى الله عليه وسلم على أطم- أي حصن – من آطام المدينة، فقال: هل ترون ما أرى؟ إني لأرى مواقع الفتن خلال بيوتكم كمواقع القطر

“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas tempat yang tinggi (utum —yaitu benteng—) dari benteng-benteng Madinah, lalu beliau bersabda: ‘Apakah kalian melihat apa yang aku lihat? Sesungguhnya aku benar-benar melihat tempat-tempat terhalang dan jatuhnya fitnah-fitnah di celah-celah rumah kalian seperti tempat-tempat jatuhnya tetesan air hujan.'” (Muttafaq ‘Alaih)

وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

Dan dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ألا أحدثكم حديثاً عن الدجال، ما حدث به نبي قومه، إنه أعور، وإنه يجيء معه بمثال الجنة والنار، فالتي يقول إنها الجنة هي النار، وإني أنذركم كما أنذر به نوح قومه

“Maukah aku ceritakan kepada kalian sebuah hadits tentang Dajjal yang belum pernah diceritakan oleh seorang nabi pun kepada kaumnya? Sesungguhnya ia buta sebelah matanya, dan sesungguhnya ia datang dengan membawa permisalan surga dan neraka. Maka apa yang dikatakannya sebagai surga sebenarnya adalah neraka, dan sesungguhnya aku memperingatkan kalian sebagaimana Nuh telah memperingatkan kaumnya dengannya.” (Muttafaq ‘Alaih)

وعن عوف بن مالك رضي الله عنه قال:

Dan dari ‘Auf bin Malik radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata:

أتيت النبي صلى الله عليه وسلم في غزوة تبوك وهو في قبة من أدم – خيمة من جلد-، فقال: اعدد ستاً بين يدي الساعة، موتي، ثم فتح بيت المقدس، ثم موتان يأخذ فيكم كقعاص- أي مثل داء يميت الدواب فجأة- الغنم، ثم استفاضة المال، حتى يعطى الرجل مائة دينار فيظل ساخطا، ثم فتنة لا يبقى بيت من العرب إلا دخلته، ثم هدنة، تكون بينكم وبين بني الأصفر، فيغدرون، فيأتونكم تحت ثمانين غاية -راية-، تحت كل غاية اثنا عشر ألفا

“Aku mendatangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pada Perang Tabuk ketika beliau berada di dalam kemah kulit (qubbah min adam), lalu beliau bersabda: ‘Hitunglah enam perkara menjelang tibanya hari kiamat: Wafatku, kemudian dibebaskannya Baitul Maqdis, kemudian kematian massal yang merenggut kalian bagaikan wabah penyakit yang mematikan hewan ternak (qu’aash) pada kambing secara mendadak, kemudian melimpah ruahnya harta hingga seseorang diberi seratus dinar namun ia tetap merasa murka (tidak puas), kemudian fitnah yang tidak membiarkan satu rumah pun dari bangsa Arab melainkan memasukinya, kemudian perjanjian damai (hudnah) yang terjadi antara kalian dan Banu Al-Ashfar (bangsa Romawi), lalu mereka berkhianat dan mendatangi kalian di bawah delapan puluh bendera (raayah), di bawah setiap bendera terdapat dua belas ribu pasukan.'” (HR. Al-Bukhari)

وعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:

Dan dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تقاتلون اليهود، حتى يختبئ أحدهم وراء الحجر، فيقول يا عبد الله هذا يهودي ورائي فاقتله

“Kalian akan memerangi Yahudi, hingga salah seorang dari mereka bersembunyi di balik batu, lalu batu itu berkata: ‘Wahai hamba Allah, ini orang Yahudi di belakangku, maka bunuhlah dia!'” (Muttafaq ‘Alaih)

ومن المغيبات إخباره صلى الله عليه وسلم عن العوالم الأخرى؛ كالجن والملائكة وغيرها، فعن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

Dan di antara hal-hal gaib adalah pengabaran beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang alam-alam yang lain; seperti jin, malaikat, dan selainnya. Maka dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ما منكم من أحد إلا وقد وكل به قرينه من الجن، قالوا: وإياك يا رسول الله قال: وإياي، إلا أن الله أعانني عليه، فأسلم، فلا يأمرني إلا بخير

“Tidak ada seorang pun di antara kalian melainkan telah ditugaskan mendampinginya pendamping (qarin) dari golongan jin.” Para sahabat bertanya: “Apakah termasuk engkau wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Termasuk aku, hanya saja Allah telah menolongku atasnya sehingga ia masuk Islam (atau aku selamat darinya), maka ia tidak memerintahkanku melainkan kepada kebaikan.” (HR. Muslim)

وعن عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

Dan dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خلقت الملائكة من نور، وخلق الجان من مارج من نار، وخلق آدم مما وصف لكم

“Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api tanpa asap (maarij min naar), dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan sifatnya kepada kalian.” (HR. Muslim)

تلك المغيبات وغيرها كثير من معجزاته صلى الله عليه وسلم ، التي خُصَّ بها، كان لها من الفوائد العظيمة، والآثار الجليلة، ما جعل رسالة الإسلام مميزة على غيرها من الشرائع ، محفوظة بحفظ الله لها ومؤيدة بتأييده إياها، لا يعرفها أحد معرفة صحيحة إلا سلّم القياد لها وأذعن لحكمها، ولا ينصفها شخص إلا دخل في ركابها وسار على هديها، إنها الرسالة الخاتمة، الشاملة للعالمين .

Hal-hal gaib tersebut serta hal lainnya yang sangat banyak termasuk di antara mukjizat-mukjizat beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang dikhususkan baginya. Hal itu memiliki faedah-faedah yang agung serta pengaruh-pengaruh yang mulia, yang menjadikan risalah Islam istimewa di atas syariat-syariat lainnya, terjaga dengan penjagaan Allah padanya dan dikuatkan dengan dukungan-Nya kepadanya. Tidak ada seorang pun yang mengenalnya dengan pengetahuan yang benar melainkan ia akan menyerahkan kendali kepemimpinan kepadanya dan tunduk pada hukumnya, serta tidak ada seseorang yang berbuat adil kepadanya melainkan ia akan masuk ke dalam rombongannya dan berjalan di atas petunjuknya. Sesungguhnya ia adalah risalah penutup yang mencakup seluruh alam semesta.

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.