أهل الكتاب ومصيرهم في الآخرة.
Ahlul Kitab dan Nasib Mereka di Akhirat
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Ahlul Kitab dan Nasib Mereka di Akhirat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Aqidah
السؤال:
Pertanyaan:
السلام عليكم ورحمه الله وبركاته. أما بعد:
أود أن أسال عن أهل الكتاب وهل سوف يدخلون الجنة أم إنها محرمة عليهم؟ وأود أن تدعموا قولكم بأدلة شرعية من القرآن والسنة وجزاكم الله ألف خير
Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Amma ba‘du: Saya ingin bertanya tentang Ahlul Kitab. Apakah mereka akan masuk surga ataukah surga diharamkan atas mereka? Saya juga berharap Anda mendukung jawaban tersebut dengan dalil-dalil syariat dari Al-Qur’an dan Sunnah. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan yang berlimpah.
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba‘du:
فقد ورد لفظ (أهل الكتاب) كثيراً في القرآن والسنة، وحيثما أطلق فالمقصود به: اليهود والنصارى، وقد يقصد به اليهود فقط حسب السياق.
Istilah Ahlul Kitab banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Apabila istilah tersebut disebutkan secara mutlak, maka yang dimaksud adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani. Namun, terkadang yang dimaksud hanya orang-orang Yahudi, sesuai dengan konteksnya.
ومن الأمثلة على ذلك قوله صلى الله عليه وسلم:
Di antara contohnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا سلم عليكم أهل الكتاب، فقولوا: وعليكم
“Apabila Ahlul Kitab mengucapkan salam kepada kalian, maka katakanlah: ‘Wa ‘alaikum.'” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
فأهل الكتاب هنا اليهود والنصارى، وقوله تعالى:
Ahlul Kitab dalam hadits ini adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani. Demikian pula firman Allah Ta‘ala:
وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ [العنكبوت: 41]
“Dan janganlah kalian berdebat dengan Ahlul Kitab kecuali dengan cara yang paling baik.” [Al-‘Ankabut: 41]
يشمل اليهود والنصارى. وقوله تعالى:
Ayat tersebut mencakup orang-orang Yahudi dan Nasrani. Demikian pula firman Allah Ta‘ala:
وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ [المائدة: 5]
“Dan makanan orang-orang yang diberi Kitab itu halal bagi kalian.” [Al-Ma’idah: 5]
دليل على حل ذبائح اليهود والنصارى…… إلخ.
Ayat tersebut merupakan dalil mengenai halalnya sembelihan orang-orang Yahudi dan Nasrani, dan seterusnya.
وأما هل يدخل أهل الكتاب الجنة؟
Adapun pertanyaan apakah Ahlul Kitab akan masuk surga?
فالجواب أنه من كان يهودياً أو نصرانياً، ولم يدخل الإسلام ولم يؤمن بنبينا محمد صلى الله عليه وسلم، ومات على يهوديته أو نصرانيته فإنه كافر قد حرم الله عليه الجنة ومأواه النار، دل على ذلك الكتاب والسنة والإجماع، قال تعالى:
Jawabannya adalah bahwa orang yang tetap menjadi Yahudi atau Nasrani, tidak masuk Islam dan tidak beriman kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian meninggal dalam keadaan tetap berada dalam agama Yahudi atau Nasrani, maka ia adalah orang kafir. Allah telah mengharamkan surga atasnya dan tempat kembalinya adalah neraka. Hal tersebut ditunjukkan oleh Al-Qur’an, Sunnah, dan ijma‘. Allah Ta‘ala berfirman:
قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ * وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ [التوبة:30-31]
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan Hari Akhir, yang tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya, dan yang tidak beragama dengan agama yang benar, yaitu orang-orang yang telah diberi Kitab, hingga mereka membayar jizyah dengan patuh dalam keadaan tunduk. Orang-orang Yahudi berkata: ‘‘Uzair adalah anak Allah,’ dan orang-orang Nasrani berkata: ‘Al-Masih adalah anak Allah.’ Itulah perkataan mereka dengan mulut mereka. Mereka meniru perkataan orang-orang kafir terdahulu. Semoga Allah membinasakan mereka; bagaimana mereka sampai dipalingkan?” [At-Taubah: 30-31]
وقال تعالى:
Dan Allah Ta‘ala berfirman:
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَابَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ * لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ [المائدة:72-74]
“Sungguh telah kafir orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putra Maryam.’ Padahal Al-Masih berkata: ‘Wahai Bani Israil, sembahlah Allah, Rabb-ku dan Rabb kalian.’ Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan Allah, maka Allah telah mengharamkan surga atasnya dan tempat tinggalnya adalah neraka. Tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun. Sungguh telah kafir orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya Allah adalah yang ketiga dari tiga,’ padahal tidak ada sesembahan selain Sesembahan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, niscaya orang-orang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.” [Al-Ma’idah: 72-74]
وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
والذي نفس محمد بيده لا يسمع بي أحد من هذه الأمة، ولا يهودي ولا نصراني، ثم يموت ولم يؤمن بالذي أرسلت به إلا كان من أصحاب النار
“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seorang pun dari umat ini mendengar tentangku, baik seorang Yahudi maupun Nasrani, kemudian ia meninggal dalam keadaan tidak beriman kepada apa yang aku diutus dengannya, kecuali ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim).
إلى غير ذلك من الأدلة الكثيرة على كفر اليهود والنصارى وخلودهم في النار وحرمانهم من الجنة تماماً، وقد سبق بيان شيء من ذلك تحت عنوان: أهل الكتاب، فانظره في التصنيف الموضوعي.
Selain itu masih terdapat banyak dalil lain yang menunjukkan kekafiran orang-orang Yahudi dan Nasrani, kekalnya mereka di neraka, serta terhalangnya mereka sepenuhnya dari surga. Sebagian penjelasan mengenai hal tersebut telah disebutkan sebelumnya dengan judul Ahlul Kitab. Silakan melihatnya dalam klasifikasi tematik.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply