Orang yang Belum Sampai Kepadanya Dakwah Islam Akan Diuji pada Hari Kiamat



من لم تبلغه دعوة الإسلام فإنه يمتحن يوم القيامة

Orang yang Belum Sampai Kepadanya Dakwah Islam Akan Diuji pada Hari Kiamat

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Orang yang Belum Sampai Kepadanya Dakwah Islam Akan Diuji pada Hari Kiamat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Aqidah

السؤال:

Pertanyaan:

قال الله تعالى “وما كنا معذبين حتى نبعث رسولأ ” هل ينطبق ذلك على من لم يسمع بالقرآن في أمريكا أو آسيا في وقتنا الراهن ؟

Allah Ta‘ala berfirman, “Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” Apakah hal tersebut juga berlaku bagi orang-orang yang belum pernah mendengar Al-Qur’an di Amerika atau Asia pada zaman kita sekarang?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba‘du:

فمن عظيم رحمة الله بعباده أنه لا يحاسب أحدا إلا بعد أن يصل إليه أمر الله وبلاغه عن طريق المرسلين، ومن لم تبلغه الدعوة فالله لا يعذبه. قال تعالى:

Di antara besarnya rahmat Allah kepada hamba-hamba-Nya adalah bahwa Dia tidak menghisab seseorang kecuali setelah perintah Allah dan penyampaiannya melalui para rasul telah sampai kepadanya. Barang siapa belum sampai kepadanya dakwah, maka Allah tidak mengazabnya. Allah Ta‘ala berfirman:

مَنِ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ، وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولًا [الإسراء: 15]

“Barang siapa mendapat petunjuk, maka sesungguhnya ia mendapat petunjuk untuk dirinya sendiri. Barang siapa tersesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu atas dirinya sendiri. Seseorang yang memikul beban tidak akan memikul beban orang lain. Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” [Al-Isra’: 15]

والآيات في هذا المعنى كثيرة ـ وهي حاكمة بأن الله لا يدخل أحدا النار إلا بعد إرسال الرسول إليه. وهذا هو المعنى الذي دلت عليه الآية الكريمة، فالله سبحانه وتعالى لا يعذب أحدا إلا إذا أرسل رسولا يهدي إلى الحق ويردع عن الضلال، ويقيم الحجج ويمهد الشرائع ويبلغ دعوته.

Ayat-ayat dengan makna seperti ini sangat banyak. Semuanya menunjukkan bahwa Allah tidak memasukkan seorang pun ke dalam neraka kecuali setelah seorang rasul diutus kepadanya. Inilah makna yang ditunjukkan oleh ayat yang mulia tersebut. Allah Subhanahu wa Ta‘ala tidak mengazab seseorang kecuali setelah Dia mengutus seorang rasul yang membimbing kepada kebenaran, mencegah dari kesesatan, menegakkan berbagai hujjah, menjelaskan syariat, dan menyampaikan dakwahnya.

ولا فرق بين زمنه صلى الله عليه وسلم والأزمنة المتتالية من بعده، فمن لم تبلغه الدعوة ولم يسمع بالنبي صلى الله عليه وسلم سواء أكان يسكن في أمريكا أو روسيا أوالأمازون مثلا فحكمه حكم أهل الفترة، وقد ورد في الحديث أنهم يمتحنون يوم القيامة. روى الإمام أحمد أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:

Tidak ada perbedaan dalam hal ini antara masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan masa-masa setelah beliau. Maka barang siapa belum sampai kepadanya dakwah dan belum pernah mendengar tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, baik ia tinggal di Amerika, Rusia, atau misalnya di wilayah Amazon, maka hukumnya seperti Ahlul Fatrah. Telah disebutkan dalam hadits bahwa mereka akan diuji pada Hari Kiamat. Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أربعة يحتجون يوم القيامة: رجل أصم لا يسمع شيئا، ورجل أحمق، ورجل هرم، ورجل مات في فترة، فأما الأصم فيقول: رب قد جاء الإسلام وما أسمع شيئا، وأما الأحمق فيقول: رب قد جاء الإسلام والصبيان يحذفوني بالبعر، وأما الهرم فيقول: رب لقد جاء الإسلام وما أعقل شيئا، وأما الذي مات في الفترة فيقول رب ما أتاني من رسول. فيأخذ مواثيقهم ليطيعوه، فيرسل إليهم أن ادخلوا النار، فوالذي نفس محمد بيده لو دخلوها لكانت عليهم بردا وسلاما.

“Ada empat golongan yang mengajukan alasan pada Hari Kiamat: seorang laki-laki tuli yang tidak dapat mendengar apa pun, seorang yang lemah akalnya, seorang yang telah sangat tua, dan seorang yang meninggal pada masa fatrah. Adapun orang tuli berkata: ‘Wahai Rabb-ku, Islam telah datang tetapi aku tidak dapat mendengar apa pun.’ Orang yang lemah akalnya berkata: ‘Wahai Rabb-ku, Islam telah datang sementara anak-anak melempariku dengan kotoran.’ Orang yang sangat tua berkata: ‘Wahai Rabb-ku, Islam telah datang sementara aku tidak dapat memahami apa pun.’ Adapun orang yang meninggal pada masa fatrah berkata: ‘Wahai Rabb-ku, tidak pernah datang kepadaku seorang rasul.’ Lalu Allah mengambil perjanjian dari mereka agar mereka menaati-Nya, kemudian Dia mengutus kepada mereka perintah: ‘Masuklah kalian ke dalam neraka.’ Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seandainya mereka memasukinya, niscaya neraka itu menjadi dingin dan keselamatan bagi mereka.”

وأما من سمع بالنبي صلى الله عليه وسلم ثم لم يؤمن به، فلا عذر له، كما في الحديث الذي رواه مسلم في الصحيح:

Adapun orang yang telah mendengar tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian tidak beriman kepada beliau, maka tidak ada uzur baginya, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Muslim dalam Shahih-nya:

والذي نفسي بيده لا يسمع بي يهودي ولا نصراني ثم يموت ولم يؤمن بالذي أرسلت به إلا كان من أهل النار.

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang Yahudi maupun Nasrani mendengar tentangku, kemudian ia meninggal dalam keadaan tidak beriman kepada apa yang aku diutus dengannya, kecuali ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim).

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.