Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah [23] : Tauhid Rububiyyah : Bolehkah Menyebut Kaum Muslimin sebagai Khalifah-Khalifah Allah di Bumi?



فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء (٢٣)

Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ (23)

أنتم خلفاء الله في أرضه

Tauhid Rububiyyah : Bolehkah Menyebut Kaum Muslimin sebagai Khalifah-Khalifah Allah di Bumi?

السؤال الأول من الفتوى رقم ٣٠١٤

Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor 3014

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Tauhid Rububiyyah : Bolehkah Menyebut Kaum Muslimin sebagai Khalifah-Khalifah Allah di Bumi? ini masuk dalam Kategori Fatwa Lajnah Daimah Saudi Arabia

السؤال:

Pertanyaan:

وجدت في بعض الكتب عبارة «وأنتم أيها المسلمون خلفاء الله في أرضه» فما حكم ذلك؟

Saya menemukan dalam sebagian kitab ungkapan: “Dan kalian, wahai kaum Muslimin, adalah khalifah-khalifah Allah di bumi-Nya.” Bagaimana hukum ungkapan tersebut?

الإجابــة:

Jawaban :

هذا التعبير غير صحيح من جهة معناه، لأن الله تعالى هو الخالق لكل شيء المالك له ولم يغب عن خلقه وملكه، حتى يتخذ خليفة عنه في أرضه، وإنما يجعل الله بعض الناس خلفاء لبعض في الأرض، فكلما هلك فرد أو جماعة أو أمة جعل غيرها خليفة منها يخلفها في عمارة الأرض كما قال تعالى:

Ungkapan tersebut tidak benar dari sisi maknanya. Sebab, Allah Ta‘ala adalah Pencipta segala sesuatu dan Pemiliknya. Dia tidak pernah tidak hadir dari makhluk dan kerajaan-Nya sehingga membutuhkan seorang khalifah yang menggantikan-Nya di bumi-Nya.

Yang benar, Allah menjadikan sebagian manusia sebagai khalifah bagi sebagian yang lain di bumi. Setiap kali seorang individu, suatu kelompok, atau suatu umat binasa, Allah menjadikan yang lainnya sebagai pengganti mereka untuk meneruskan pemakmuran bumi, sebagaimana firman Allah Ta‘ala:

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ

“Dan Dia-lah yang menjadikan kalian sebagai khalifah-khalifah di bumi dan meninggikan sebagian kalian beberapa derajat di atas sebagian yang lain untuk menguji kalian terhadap apa yang telah Dia berikan kepada kalian.”

وقال تعالى:

Dan Allah Ta‘ala berfirman:

قَالُوا أُوذِينَا مِنْ قَبْلِ أَنْ تَأْتِيَنَا وَمِنْ بَعْدِ مَا جِئْتَنَا قَالَ عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُهْلِكَ عَدُوَّكُمْ وَيَسْتَخْلِفَكُمْ فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرَ كَيْفَ تَعْمَلُونَ

“Mereka berkata, ‘Kami telah ditindas sebelum engkau datang kepada kami dan setelah engkau datang.’ Musa berkata, ‘Mudah-mudahan Rabb kalian membinasakan musuh kalian dan menjadikan kalian sebagai penguasa-penguasa di bumi, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat.’”

وقال:

Dan Allah berfirman:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً

“Dan ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat, ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.’”

أي نوعاً من الخلق يخلف من كان قبلهم من مخلوقاته.

Maksudnya adalah suatu jenis makhluk yang menggantikan makhluk-makhluk yang ada sebelum mereka.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’


عضو: عبد الله بن قعود
عضو: عبد الله بن غديان
نائب رئيس اللجنة: عبد الرزاق عفيفي
الرئيس: عبد العزيز بن عبد الله بن باز

Anggota: Syaikh ‘Abdullah bin Qu‘ud
Anggota: Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayyan
Wakil Ketua Al-Lajnah: Syaikh ‘Abdur Razzaq ‘Afifi
Ketua: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz

Sumber : Kitab Kompilasi Fatwa Lajnah Daaimah



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.