Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah [39] : Apakah Istighatsah kepada Orang yang Tidak Hadir atau Orang Mati Termasuk Syirik Akbar?



فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء (٣٩)

Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ (39)

الاستغاثة بغير الله

Tauhid Uluhiyyah : Apakah Istighatsah kepada Orang yang Tidak Hadir atau Orang Mati Termasuk Syirik Akbar?

السؤال الثاني من الفتوى رقم ٩٣٧٣

Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor 9373

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Tauhid Uluhiyyah : Apakah Istighatsah kepada Orang yang Tidak Hadir atau Orang Mati Termasuk Syirik Akbar? ini masuk dalam Kategori Fatwa Lajnah Daimah Saudi Arabia

السؤال:

Pertanyaan:

هل الاستغاثة بالغائب أو بالميت كفر أكبر؟

Apakah melakukan istighatsah kepada orang yang tidak hadir atau kepada orang yang telah meninggal termasuk kufur akbar?

الإجابــة:

Jawaban :

نعم الاستغاثة بالأموات أو الغائبين شرك أكبر يخرج من فعل ذلك من ملة الإسلام لقوله سبحانه:

Ya. Melakukan istighatsah kepada orang-orang yang telah meninggal atau orang-orang yang tidak hadir merupakan syirik akbar yang mengeluarkan pelakunya dari millah Islam, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala:

وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ [المؤمنون: ١١٧]

“Barangsiapa berdoa kepada sesembahan lain bersama Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Rabb-nya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.” [Al-Mu’minun: 117]

وقوله عز وجل:

Dan firman-Nya ‘Azza wa Jalla:

ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِنْ قِطْمِيرٍ ۝ إِنْ تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا دُعَاءَكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ [فاطر: ١٣-١٤]

“Demikianlah Allah, Rabb kalian. Milik-Nya seluruh kerajaan. Dan orang-orang yang kalian seru selain Dia tidak memiliki sesuatu pun walaupun setipis kulit ari. Jika kalian menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruan kalian. Seandainya mereka mendengar, mereka tidak akan dapat memenuhi permintaan kalian. Dan pada Hari Kiamat mereka akan mengingkari kesyirikan kalian. Tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana Dzat Yang Maha Mengetahui.” [Fathir: 13–14]

وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه.

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan para shahabat beliau.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’


عضو: عبد الله بن قعود
عضو: عبد الله بن غديان
نائب رئيس اللجنة: عبد الرزاق عفيفي
الرئيس: عبد العزيز بن عبد الله بن باز

Anggota: Syaikh ‘Abdullah bin Qu‘ud
Anggota: Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayyan
Wakil Ketua Al-Lajnah: Syaikh ‘Abdur Razzaq ‘Afifi
Ketua: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz

Sumber : Kitab Kompilasi Fatwa Lajnah Daaimah



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.