Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 170
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 170 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Ada beberapa jenis sihir yang berbeda-beda, semuanya mirip satu sama lain, tetapi tukang sihir yang sejati yang mampu menyakiti orang lain hanya dengan kemampuan alamiahnya tanpa manipulasi ritual, tampaknya tidak ada di kalangan orang Jawa. Istilah umum untuk sihir adalah sikir atau sihir dan tiga jenis sihir yang paling ganas adalah tenung, jengges serta santet. Gejala tenung, misalnya, adalah muntah darah, mulas yang amat sangat di perut, demam yang naik turun, tanpa sebab yang jelas. Pekerjaan dukun (kata seorang informan kepada saya, dengan satu pengecualian, saya tak pernah melihat bagaimana sihir dilakukan) terdiri atas semacam Misa-Hitam yang merupakan slametan bohong- bohongan. Dukun duduk mengucapkan mantera di tengah-tengah sajen yang membentuk setengah lingkaran—sajian makanan untuk makhluk halus jahat—memohon kehancuran korbannya. Sajen itu terdiri atas sebongkah kemenyan yang utuh dan kebanyakan candu, sekalipun beberapa benda lain yang digemari s€tan seperti cermin mungkin disertakan juga. Kalau orang bermaksud membunuh korbannya dan tidak sekadar membuatnya sakit, ia harus meremukkan kemenyan itu menjadi butiran kecil yang lalu dibungkus dengan kain mori putih, diikat ditiga tempat seolah-olah itu adalah mayat. Orang bisa membaca tahlil (bacaan pada waktu pemakaman) ala kadarnya kalau mau. Dalam jengges, upacara seperti itu dilakukan juga, kecuali beberapa benda seperti paku, rambut, pecahan kaca dan potongan-potongan besi sertajarum disertakan dalam sajen. Dukun mengucapkan mantera serta memusatkan perhatian pada maksud jahatnya dan dengan demikian, mampu membujuk makhluk-makhluk halus agar memasukkan benda- benda itu ke perut si korban, yang akan mendengar letusan mendadak disekelilingnya, kemudian jatuh sakit parah. Kadang-kadang sepotong kawat panjang digunakan untuk dimasukkan ke dalam lengan atau kaki si korban dan dengan demikian, membuatnya lumpuh. Ini tampaknya merupakan bentuk sihir serius yang paling umum dan kasus-kasus yang dijumpai tentang itu banyak dilaporkan kepada saya oleh sekitar setengah lusin orang, termasuk salahsatu kasus yang dialami oleh salah seorang dokter kota itu (orang Jawa). Ia mengatakan bahwa seorang perempuan yang sakit parah dibawa ke rumah sakit kurang lebih sekitar setahun yang lalu, tetapi tak berhasil ditemukan penyakitnya. Pemeriksaan dengan sinar-X menunjukkan adanya pecahan-pecahan kaca, logam serta rambut dalam perut. Benda-benda


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 170 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi