Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 181
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 181 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

menunggu sampai Riyaya (hari besar yang mengakhiri bulan puasa). Bagi kalangan abangan, kalau seseorang sedang makan dan ada orang di luar kelaparan, ia harus memberikan separuh makanannya. Naik Haji, katanya, tidak perlu, kalau itu berarti pergi ke Mekkah. Baginya, cukuplah kalau orang bepergian kian-kemari, bergaul dengan orang lain dan memperoleh pengalaman, orang bisa bepergian ke mana pun juga. Ia mengatakan bahwa para haji itu sebenarnya adalah korban konspirasi kolonialis. Mekkah dimiliki oleh Inggris dan Belanda, yang berada di bawah kekuasaan Inggris, yang menipu orang Jawa agar pergi kesana dan menghamburkan uang mereka. Bagi orang Jawa “asli", yang penting adalah cara orang bertingkahlaku. Kenyataan bahwa seseorang telah pergi ke Mekkah saja tidak membuat seseorang berhak atas sebuah kehormatan khusus. Ia bisa saja berlaku buruk seperti sebelumnya. “Kenyataannya”, katanya, “untuk menjadi haji diperlukan banyak uang bukan? Jadi mereka ini kebanyakan memang kaya, yang menunjukkan bahwa mereka ini lebih curang dari orang-orang lain”. Menurut dia, “Beberapa haji masuk Permai, tetapi mereka harus membuka sorban dan menjadi orang Jawa kembali. Mengenai kalimat syahadat, kalangan Permai mempunyai sumpah rahasia sendiri”. Untukikut dalam organisasi itu, orang harus mengucapkan sumpah rahasia, yang diresmikan dengan minum secangkir kopi di depan anggota-anggota lainnya. Kabarnya kalau seorang anggota membuka rahasia organisasi, ia akan jatuh sakit, mati atau gila. Seorang anggota juga belajar mantera rahasia, dibisikkan kepadanya sebagai anggota baru enam bulan sesudah pelantikannya di malam buta. Mantera itu jika diucapkan tanpa suara pada air teh bisa menyembuhkan penyakit. Di sini jelas dasar kemampuan mengobati telah dipindahkan dari disiplin spiritual individual kepada keanggotaan dalam organisasi yang dilambangkan oleh satu mantera rahasia itu. Kemampuan mengobati dianggap universal pada semua anggota dan saya tahu sendiri beberapa kasus dimana anggota-anggota Permai, yang tanpa keanggotaannya sebenarnya bukan dukun, berusaha sungguh-sungguh mengobati penyakit-penyakit berat dengan metode mantera rahasia itu. Selain mantera ini, ada juga beberapa buku yang kebanyakan ditulis oleh pendiri gerakan ini dengan daftar keterangan yang menguraikan pentingnya arti esoterik dari istilah-istilah pokok dalam teks—“tidak seperti Al Gur'an, yang maknanya persis sama dengan perkataan yang ada”. Dengan demikian, isi doktrin itu dinyatakan dalam pamflet rahasia ini, yang kalau tidak begitu, secara terang-terangan


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 181 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi