Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
BAB 10 Santri versus Abangan Islam: Sebuah Pengantar Umum Islam adalah sebuah agama kenabian etis. Putusnya hubungan antara Muhammad dengan tradisi adalah tajam dan jelas. Pesan yang dibawanya, atau pesan Tuhan yang diwahyukan kepadanya, pada pokoknya merupakan rasionalisasi dan penyederhanaan. Ia mengajarkan keesaan Tuhan di tempat yang tadinya terdapat banyak tuhan. la mengajarkan poligami sampai empat orang isteri saja di tempat yang tadinya terdapat harem yang berlebihan. Ia menganjurkan sikap menahan diri atau asketisisme yang moderat, melarang minuman keras serta perjudian ketika ada pengejaran kesenangan diri yang tak berbatas. Ia menolak simbolisme yang berlebihan, menyederhanakan upacara peribadatan, memproklamasikan bahwa ajarannya adalah universal dan menganjurkan perang suci terhadap mereka yang tidak beriman. Walaupun Muhammad melihat dirinya sendiri hanya sebagai wadah bagi sabda Tuhan, arah minat keagamaannya tidaklah transendental, melainkan terkait dengan dunia nyata. Reaksinya terhadap dunia manusia yang ditemukannya bukan merupakan sebuah penolakan yang radikal, bukan sebuah pelarian kepada mistisisme dengan kejijikan dan keputusasaan, tetapi merupakan sebuah percobaan langsung untuk menguasainya secara aktif. “Sejak permulaan kariernya sebagai juru dakwah”, demikian yang ditulis ahli sejarah Islam dari Inggris, H.A.R. Gibb, “pandangan dan penilaiannya terhadap orang-orang serta kejadian didominasi oleh konsepsinya tentang pemerintahan dan maksud Tuhan dalam dunia manusia”.! Namun, kerasulan adalah sesuatu yang cepat berlalu, karena banyak hal yang mengikutinya secara langsung, berlalu bersama wafatnya Nabi. Generasi berikutnya membaca ajaran Muhammad kebanyakan dalam