Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 369
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 369 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

terutama kepada tamu. Setiap perasaan negatif terhadap orang lain harus ditutup-tutupi dan orang sangat dianjurkan untuk tersenyum serta menyenangkan orang lain walaupun mereka tak banyak gunanya. Perasaan positif yang kuat juga harus disembunyikan, kecuali dalam situasi sangat intim. Usaha ini adalah untuk menjaga tingkat keakraban yang sedang-sedang saja dalam hubungan antar-orang, sebuah Etok- 6tok kehangatan, di belakang semua perasaan yang sebenarnya dapat disembunyikan dengan efektif. Begitu pula, kita harus mempersilahkan setiap orang yang lewat dan dikenal untuk mampir walaupun ia mungkin merupakan orang yang paling tidak ingin kita temui di bumi ini. Kita harus menolak makanan (kecuali kalau tuanrumah bersikeras menawarinya) sekalipun kita sedang sangat kelaparan (tuanrumah harus menawarinya meskipun akan sulit sekali bagi dia untuk menyediakannya dan dia menginginkan agar si tamu pergi serta meninggalkannya). Kita tak boleh menolak mentah-mentah permintaan orang lain untuk berbuat sesuatu bagi mereka, tetapi mengiyakannya. Walaupun kita samasekali tak bermaksud mengerjakannya dan kemudian tidak pernah melakukannya sambil mengajukan beberapa alasan minta maaf Etok-Etok, hingga akhirnya ia menyadari bahwa kita memang tidak pernah sungguh-sungguh sejak semula. Untuk yang terakhir ini, orang Jawa memiliki sebuah ungkapan: “Buaya cepat menyelam, tetapi lambat timbul kembali” yang berarti mudah untuk meminta orang mengiyakan sesuatu, tetapi sulit untuk membuat mereka benar-benar melakukannya. Satu akibat dari semua ini adalah bahkan orang Jawa sendiri kadang-kadang tidak yakin benar apakah orang lain itu 6tok-Etok atau bersungguh-sungguh. Seseorang mendengar orang lain berkata “Mari mampir ke rumah saya. Ini sungguhan, bukan hanya 6tok-6tok. Mari mampir”. Namun, seseorang masih juga tidak yakin apakah ia benar- benar diharapkan mampir atau tidak. Kapan seseorang harus menerima tawaran makanan dalam rumahtangga priyayi selalu merupakan masalah karena tuanrumah tidak pernah percaya benar bahwa tamunya sungguh-sungguh menolak dan biasanya harus terjadi beberapa kali sodoran serta tolakan sebelum isyaratnya menjadi jelas. Kita sering mendengar seseorang memuji orang lain yang “susah ditebak apa yang ada di dalam hatinya dengan melihat apa yang dilakukannya”. Dalam sebuah pemilihan desa dimana calon-calon kepala desa harus duduk tak bergerak dan tak berekspresi di depan mata


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 369 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi