Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 453
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 453 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

buku atau dimuat di majalah-majalah di ibukota kabupaten, yang setelah itu beredar dari teman ke teman. Beberapa majalah nasional mempunyai pelanggan di Mojokuto dan banyak dibaca oleh kalangan pemuda kota. Ada satu toko buku di Mojokuto, tetapi yang dijualnya kebanyakan buku pelajaran dan juga buku-buku tentang Islam, karena pemiliknya seorang santri. Takbanyak usaha mendeskripsikan kesusasteraan ini di sini, kecuali mengatakan bahwa kebanyakan isinya bertalian dengan revolusi— kisah kepahlawanan dalam pertempuran, percintaan yang malang di masa perang dan sebagainya: novel itu sangat berkesadaran sosial, lebih mirip dengan novel-novel proletarian Amerika di tahun 1930-an daripada novel-novel psikologis sekarang: novel itu kebanyakan ditulis dengan gaya romantik yang sangat berlebih-lebihan. Kebanyakan karya sastera ini mengambil latar rimba aspal kota besar Jakarta-Surabaya- Medan, di mana hampir semua penulisnya tinggal serta sebagai tokoh lelaki dan perempuannya, pemuda-pemudi yang mencoba mencari jalan sendiri dalam lingkungan seperti itu atau mencoba mengubah lingkungan itu menurut ukuran ideal yang umumnya diambil dari teori politik Barat. Karena bahasa Melayu-Indonesia yang merupakan bahasa resmi, diajarkan di semua sekolah dan hampir semua anak-anak kota serta desa masuk sekolah setidaknya selama tiga tahun dan karena pemerintah Indonesia menyatakan bahwa angka buta huruf telah dikurangi sebesar 4096 sejak pengakuan kedaulatan, maka karya sastera ini pasti akan semakin penting dalam perjalanan sejarah Indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka. Sandiwara atau bentuk teater modern, yang berkembang dari stambul atau “opera Melayu”, merupakan sebuah sandiwara yang menyerupai komedi musik Barat lama atau operet jenis Victor Herbert, dimana sejenis alur deklamatoris yang artifisial serta sentimental diselingi dengan nyanyian-nyanyian keroncong dan tarian rakyat, karena alur itu sendiri diambil dari cerita-cerita rakyat yang populer atau sumber-sumber seperti “1001 Satu Malam”. Dengan munculnya film-film Asia Tenggara—Indonesia, Malaya, Filipina, bentuk stambul bergeser ke medium itu, membiarkan sandiwara berkembang ke arah realisme yang lebih besar, hingga kini ia menunjukkan gaya dan pandangan umum yang sama dengan novel, cerita pendek serta puisi—sebuah realisme romantik yang berkesadaran sosial.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 453 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi