Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 68
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 68 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Tawek, bidadari yang menjaga dapur orang Jawa, yang oleh perempuan Jawa suka diberi sedikit sesajen sebelum setiap slametan: kepada Tuhan dalam nama Jawa dan Arabnya (Panggran dan Allah): kepada makhluk-makhluk halus yang tinggal di kasok-kasok rumah, kepada makhluk-makhluk halus pandai besi yang membuat keris serta tumbak di kawah gunung berapi yang berdekatan: kepada binatang-binatang yang merayap seperti siput dan yang menyusur seperti semut (agar mereka menjauhi makanan itu): kepada “Ibu Pertiwi” yang tidak dirumuskan lebih lanjut: kepada Sunan Kalijaga serta wali-wali lainnya: kepada Baginda Ilyas dan Baginda Khilir, penjaga bumi serta air dan kepada bayi yang masih berpuasa serta bersemadi di dalam rahim ibunya. Dan akhirnya ia menutup pembukaan itu dengan syahadat Islam: “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah!” Ujub yang lebih pendek dan khas, setidaknya dalam kota yang orangnya merasa puas dengan pengantar yang lebih ringkas, didiktekan kepada saya oleh seorang informan dalam bahasa Jawa tinggi yang biasa digunakan untuk maksud itu: Saudara-saudaraku, setelah kalian semua yang saya undang, tua dan muda, telah hadir, saya akan berbicara untuk mengutarakan hajat anak saya, Mertowiryo. Dengan segala hormat, pada hari ini, Setu-Paing, pasangan suami-isteri ini berniat untuk mencari keselamatan (slamet) serta dengan sungguh-sungguh berharap serta memohon agar mereka tidak tertimpa bahaya apa pun, tidak satu pun yang akan terjadi pada mereka dan tidak ada halangan apa pun yang akan terjadi. Karenanya, saya sampaikan puji-pujian kepada danyang desa ini yang telah memba- bat hutan serta menjaganya siang dan malam. Semoga ia memberi kita keselamatan dan semoga ia menjaga kita semua dari marabahaya. Hajat saya yang pertama adalah mempersembahkan nasi uduk (dengan campuran kelapa) serta ayam sebagai hidangan untuk Nabi Muhammad dan isterinya, anak-anaknya, Sahabat-sahabatnya, Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali. Untuk maksud ini, mereka dimohon bersantap dengan kita dan dimohon pengampunannya. Kami berdo'a semoga tingkeban ini membawa keselamatan kepada bayi yang masih dalam kandungan sejak masa tujuh bulan ini sampai saatnya ia dilahirkan. Bola-bola nasi ini saya persembahkan untuk memuliakan Sunan Kalijaga dan delapan wali. Saya berharap kita semua akan diberi maaf serta kesejahteraan juga selamat dari semua marabahaya dan anak yang masih dalam kandungan sejak saat kehamilan tujuh bulan ini sampai saat dilahirkan nanti akan memperoleh keselamatan. Tujuh tumpeng nasi ini saya persembahkan untuk memuliakan ketujuh hari dalam seminggu, lima hari pasaran,


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 68 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi