Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 120
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 120 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Baqarah (2) Kelompok I ayat 6-7 memberi peringatan kepada mereka alan tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tetap tidak akan beriman hingga masa datang. Ayat ini, seperti terbaca di atas, bukan berbicara tentang semua orang kafir, tetapi orang kafir yang kekufurannya telah mendarah daging dalam jiwa mereka sehingga tidak lagi mungkin akan berubah. Ayat ini menunjuk kepada mereka yang keadaannya telah diketahui Allah sebelum, pada saat, dan sesudah datangnya ajakan beriman kepada mereka. Pengetahuan Allah tentang kepastian tidak bergunanya peringatan buat mereka bukanlah sebab yang menjadikan mereka tidak beriman. Bukankah seorang guru dapat mengetahui bahwa siswa yang malas, dan bodoh pasti tidak akan lulus? Pengetahuan tersebut bukan penyebab ketidaklulusan, tetapi penyebabnya adalah kebodohan dan kemalasan sang siswa. Nah, untuk orang-orang kafir yang dimaksud oleh ayat ini, penyebabnya adalah keengganan mereka menerima iman sehingga A/lah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, yakni Allah membiarkan mereka larut dalam kesesatan sesuai dengan keinginan hati mereka sendiri, sehingga akhirnya hati mereka tekunci mati dan telinga mereka tidak dapat mendengar bimbingan. Dan pada penglihatan mereka pun ada penutup, sehingga tanda-tanda kebesaran Allah yang terhampar di alam raya, tidak mereka lihat kecuali fenomenanya saja. Pada gilirannya ini menjadikan mereka wajar mendapat siksa yang pedih. Dan bagi merekg mereka siksa yang amat pedih, Karena itu, wahai Muhammad dan umatnya, jangan terlalu bersedih menghadapi keengganan dan pembangkangan mereka. Sejak semula Allah telah mengetahui hal itu. Ayat ini tidak dapat dijadikan alasan bagi kita dewasa ini untuk menghentikan peringatan dan ajakan beriman, karena kita tidak mengetahui apakah yang dituju oleh sasaran dakwah adalah mereka yang serupa dengan yang dimaksud oleh ayat ini atau bukan. Ini sama dengan firman-Nya: “Berilah peringatan, bila peringatan itu bermanfaat” (OS. A-AYA (891: 9). Ayat ini tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan dakwah karena kita tidak mengetahui kapan dakwah itu bermanfaat dan kapan pula sia-sia. Penggunaan kata yang mengandung makna kepastian yaitu inna/ sesungguhnya, agaknya menghilangkan keraguan yang boleh jadi timbul dari kandungan ayat ini, akibat keinginan luar biasa yang menghiasi diri Nabi saw. dan sahabat-sahabat beliau menyangkut keislaman kaum musyrikin. Keinginan yang luar biasa itu, jika dihadapkan dengan kandungan informasi ayat ini, boleh jadi menimbulkan semacam keraguan. Nah, agar mereka tidak “meragukan” informasi ini, tidak juga larut dalam keinginan yang bukan pada tempatnya serta angan-angan kosong, ayat ini menyampaikan


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 120 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi