Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok II ayat 25 dari pelakunya maka pelakunya beramal saleh. Merekalah yang akan memperoleh surga-surga. Surga ada bermacam-macam. Ada yang dinamai surga a/-Firdaus, surga “Adn, surga Ma'wd, surga Tlliyyin dan lain-lain, yang mengalir di sekelilingnya atau di bawah pepohonannya sungai-sungai. Mereka dianugerahi aneka rezeki, antara lain berupa buah-buahan yang setiap dihidangkan kepada mereka rezeki yang berupa buah-buahan, mereka menduganya sama dengan buah duniawi atau sama dengan apa yang dihidangkan sebelumya sehingga mereka berkata: Ini yang telah dianugerahkan kepada kita sebelum ini, yakni sebelum kami masuk ke surga, ketika kami masih hidup di dunia atau sebelum ini, ketika kami telah berada di surga. Tetapi sebenarnya tidak demikian, karena mereka dianugerahi yang serupa dalam bentuk atau warna dan jenisnya dengan apa yang mereka dapatkan di dunia, atau yang mereka dapatkan sebelumnya, tetapi sebenarnya tidak sama rasa dan nikmatnya. Mengapa Allah menyerupakan buah-buah yang dihidangkan itu dengan apa yang telah disuguhkan sebelumnya? Tampaknya, agar mereka tidak ragu memakannya, karena sesuatu yang belum pernah dicoba boleh jadi menimbulkan tanda tanya di dalam benak yang dapat mengakibatkan seseorang enggan mencicipinya. Di samping buah-buahan, ada juga buat mereka di dalam surga yang mereka huni itu pasangan-pasangan yang telah berulang kali disucikan dari segala macam kekotoran, bukan hanya dari haid, karena ini hanyalah salah satu bentuk penyucian dan itu pun hanya bagi wanita. Padahal pasanganpasangan yang dimaksudkan adalah pria buat wanita dan wanita buat pria, sehingga penyucian itu mencakup segala yang mengotori jasmani dan jiwa pria yang antara lain seperti dengki, cemburu, kebohongan, keculasan, pengkhianatan, dan lain-lain. Untuk memberi kebahagiaan yang lebih mantap dan menghilangkan rasa cemas yang boleh jadi muncul dalam benak ketika menduga bahwa kenikmatan itu tidak abadi, ayat ini ditutup dengan pernyataan bahwa mereka tinggal di sana kekal selama-lamanya. Keserupaan tetapi memiliki keragaman, seperti yang diuraikan di atas merupakan salah satu ciri ciptaan Allah swt. Lihatlah manusia, mereka semua serupa dalam struktur bentuk luar dan dalamnya, semua berkepala satu bermata dan bertelinga dua, semua memiliki otak bagian kanan yang mengontrol badan sebelah kiri, dan bagian otak sebelah kiri yang mengontrol badan sebelah kanan, semua memiliki jantung di rongga kiri dadanya, semua