Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 202
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 202 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Baqarah (2) Kelompok IV ayat 46 tingkat yakin. Bahasa Arab seringkali menggunakan kata (7 ) ghann untuk makna yakin, selanjutnya kata ( e) 5%) mulâqûů rabbihim ada yang memahaminya dalam arti hari Kemudian dan ada juga yang memahaminya dalam arti perolehan ridha-Nya. Pada umumnya yang memahami kata ghan dalam arti “yakin” memahami makna muldgi rabbihim dalam arti percaya akan keniscayaan hari Kemudian karena menurut mereka objek iman tersebut harus dipercayai dengan sempurna tidak cukup sekadar dugaan. Pendapat ketiga memahami kata ghan dalam arti kebahasaannya dan memahaim kalimat muldgi rabbihim (menemui Tuhan mereka) dalam arti hari Kemudian. Menurut penganut pendapat ini, dengan menggunakan kata menduga keras, tergambar sekali lagi tolerasi Allah terhadap bisikan-bisikan hati, yang sesekali dapat timbul dalam benak mempertanyakan objek-objek keimanan. Memang, maniisia biasa bahkan sahabat Nabi pun, tidak jarang menghadapi aneka pertanyaan yang muncul dalam benak mereka atau dimunculkan oleh setan, menyangkut objek-objek keimanan. Pertanyaanpertanyaan itu dapat meresahkan, tetapi ada yang memendamnya. “Kami lebih baik terjerumus ke dalam jurang yang dalam daripada mengucapkannya,” ucap sementara sahabat Nabi. Memang, saat munculnya pertanyaan-pertanyaan demikian, pastilah ketika itu jiwa risau, iman tidak berada pada keteguhah keyakinan. Bisa jadi yang bersangkutan berada dalam suasana keraguan, atau sedikit di atas keraguan sehingga menjadi dugaan, dan bisa jadi pula lebih rendah dari keraguan sehingga menjadi waham. Ayat di atas mentoleransi keyakinan yang melebihi tingkat keraguan, yakni dugaan, walaupun belum sampai pada keimanan penuh dan keyakinan bulat. Jarak antara keyakinan penuh dan dugaan itulah tempat pertanyaan-pertanyaan yang sesekali muncul. Yang memahami menemui Tuhan mereka dalam arti menemui ganjaran dan ridha-Nya, berpendapat bahwa penggalan ayat ini menggambarkan optimisme yang menyelubungi jiwa orang-orang yang khusyuk terhadap ganjaran yang akan mereka terima kelak. Kata menduga keras, jika objeknya seperti yang dikemukakan ini cukup beralasan, karena dari satu sisi, tidak seorang pun yang dapat memastikan atau yakin bahwa dia akan dapat menemui Allah dalam keadaan Yang Maha Kuasa itu ridha padanya, dan di sisi lain, iman adalah perpaduan antara harapan dan kecemasan, rasa tenang dan takut. Mengapa orang-orang yang meyakini adanya hari Pembalasan, atau yang menduga keras keniscayaannya atau ganjaran Ilahi, dikecualikan dari


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 202 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi