Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
paag ERG RR tar Kelompok V ayat 78 Surah al-Baqarah (2) sekan-akan mereka tidak sadar bahwa Allah mengetahui segala sesuatu. Allah berrirrman menyangKur orang-orang Yahudi itu: “Tidakkah mereka mengetahui, baik mereka yang munafik maupun yang secara tegas menolak beriman, bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan? Yakni, apa yang mereka rahasiakan dengan apa yang mereka nyatakan, sama-sama dalam pengetahuan Allah. Keduanya jelas dan sama tingkat kejelasannya di sisi Allah. Rahasia adalah apa yang Anda tidak bisikkan kepada orang lain. Ia adalah yang Anda ketahui tetapi Anda tidak ingin diketahui orang lain. Adapun yang nyata adalah apa yang diketahui orang lain atau Anda tidak keberatan bila diketahui orang lain. Ayat ini menyatakan bahwa Allah mengetahui yang dirahasiakan dan mengetahui juga apa yang dinyatakan. Di tempat lain, Allah menambahkan juga yang lebih rahasia (OS. Thaha (20): 7). Yakni bahwa selain yang disebutkan di atas Allah swt. juga mengetahui apa yang berada di bawah sadar manusia dan sudah dilupakannya, dan atau yang belum dikerjakan dan akan dirahasiakannya. AYAT 78 2 pa s a Pa r r , i a T his .. (AP Oyku YR Ol iB II DEI b pal Y Oyal mgg ‘Dan di antara mereka ada ummiyyin, tidak mengetahui al-Kitåb tetapi amani belaka, dan mereka hanya menduga-duga.” Kalau ayat sebelum ini mengisyaratkan bahwa orang-orang yang duraikan sifatnya itu mengetahui tentang kitab suci, maka ada lagi kelompok lain. Menurut al-Biga'i, kelompok ini lebih buruk dari yang disebut sebelumnya, karena yang sebelumnya adalah orang-orang yang tahu sehingga dengan mengingatkan atau menunjukkan kekeliruannya, boleh jadi mereka malu dan memperbaiki diri, adapun yang dibicarakan oleh ayat ini maka mereka adalah orang-orang bodoh tidak dapat mengerti lagi keras kepala dan buruk perangainya. Ayat ini menyatakan: Dan di antara mereka, yakni orang Yahudi ada juga kelompok ummiyyin, mereka tidak mengetahui al-Kitab klapi amani, yakni angan-angan belaka, yang lahir dari kebohongan yang disampaikan oleh pendeta-pendeta Yahudi tanpa ada dasarnya dan mereka hanya menduga-duga.