Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok VII ayat 118 Nya, apa yang ada di langit dan di bumi. Semua tunduk kepada-Nya. Milik-Nya apa yang terdapat di langit dan di bumi. Anak dibutuhkan antara lain untuk membantu orang tua, sedangkan Allah tidak membutuhkan sesuatu apa pun, karena semua tunduk kepada-Nya. Betapa mereka tidak tunduk kepada-Nya. Dia Pencipta langit dan bumi tanpa mencontoh sesuatu sebelum penciptaan itu. Demikianlah arti (#4) badi“. Dan bila Dia berkehendak untuk menetapkan atau menciptakan sesudtu sedemikian cepat terwujud kehendak-Nya itu, sehingga Dia hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!”, maka jadilah ia. Redaksi ini memberi kesan bahwa wujud sesuatu itu telah ada sebelum adanya kata “jadilah”, karena Dia berkata kepada apa yang akan dijadikannya itu “jadilah.” Kesan ini memang sudah pada tempatnya. Tetapi hendaknya dipahami bahwa dari satu sisi, Allah tidak membutuhkan, kata “jadilah” untuk mewujudkan sesuatu. Ini hanya perumpamaan dari cepat dan mudahnya sesuatu terwujud bila Dia menghendaki. Dan, dari sisi yang lain dapat juga dikatakan bahwa sesuatu yang diwujudkan itu, sebenaranya telah hadir dalam ilmu Tuhan sebelum kehadirannya dalam kenyataan atau pengetahuan makhluk. Bukankah Dia mengetahui segala sesuatu sebelum, saat, dan sesudah wujudnya? Demikianlah ayat ini segera membantah keyakinan sesat orang-orang, sebelum melanjutkan kecaman terhadap sikap dan ucapan Ahl al-Kitab. Kesegerafn tersebut diperlukan, karena keyakinan akan keesaan Allah swt. merupakan prinsip utama ajaran Islam, serta menjadi dasar bagi seluruh aktivitas muslim, lahir maupun batin, pasif maupun aktif. Setelah hal tersebut jelas, surah al-Baqarah melanjutkan kecamannya terhadap mereka yang mengucapkan kalimat-kalimat bodoh, atau mempercayai ide-ide sesat. AYAT 118 a o o ” Ma Sg A r P DASAR nan” r ETR re ea cai Ju wis iiie GJU yji a CAS Y O palay Y cal Ji; Tm LT ba laa Tis amen nr EAP a ia Un SN A e “Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: “Mengapa Allah tidak berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami? “ Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengucapkan seperti ucapan mereka itu, hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang mau meyakini.”