Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok VII ayat 136-137 Surah al-Baqarah (2) En Gn” Ayat ini adalah lanjutan pengajaran Allah kepada Nabi kaum muslimin menyangkut apa yang mereka harus ucapkan dan laksanakan. Ayat ini berpesan, Katakanlah hai orang-orang mukmin “Kami beriman kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, Pemelihara seluruh alam raya, dan beriman juga terhadap apa yang diturunkan kepada kami baik berupa ayat-ayat al-Qur'an maupun tuntunan Ilahi lainnya yang disampaikan oleh Nabi Muhammad saw., dan apa yakni wahyu yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ispdg, Yagib dan anak cucunya, dan demikian juga kami percaya kepada apa yang diberikan kepada Misd dan sa as. oleh Allah swt., baik kitab suci maupun mukjizat-mukjizatnya serta apa yang diberikan kepada semua nabi-nabi pemberian yang bersumber duri Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dalam hal kepercayaan tentang kenabian mereka, dan kami hanya tunduk patuh lahir dan batin kepada-Nya Yang Maha Esa itu.” Setelah menjelaskan apa yang diperintahkan kepada kaum beriman untuk disampaikan kepada Bani Isra'i! dan selain mereka — penyampaian yang tersirat di dalamnya ajakan — maka ayat di atas dilanjutkan dengan menyatakan, Maka jika ajakan ini mereka terima, walaupun hal tersebut diragukan sebagaimana dipahami dari kata in yang digunakan ayat ini, sehingga mereka beriman persis sama dengan apa, yakni unsur-unsur keimanan yang kamu telah beriman kepadanya seperti tersebut di atas, sungguh mereka lelah menddpat petunjuk yang benar, dan jika mereka berpaling, dan enggan beriman sebagaimana iman kamu, maka sesungguhnya mereka berada dalam asi yang berbeda dengan kamu, maka ketika itu jangan khawatirkan gangguan dan tipu daya mereka karena “Allah akan mentukupkan pemeliharaan-Nya untuk kamu dari gangguan mereka yang sangat menyakitkan atau membahayakan hidup kamu. Dar Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Nabi-nabi yang disebut di atas jumlahnya terbatas, sedangkan yang tidak disebut masih jauh lebih banyak. Namun demikian, dalam hal mempercayai mereka sebagai utusan-utusan Allah, Kami tidak membedabedakan seorang pun di antara mereka. Kamu tidak sebagaimana orang Yahudi dan Nasrani, yang membeda-bedakan rasul Allah. Orang Yahudi tidak percaya kepada Nabi “Isa, sementara orang Nasrani tidak percaya kepada Nabi Muhammad saw. Kami lakukan itu, disebabkan karena mereka semua adalah utusan Allah dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya, dengan kepatuhan yang mantap, dan tampak melalui anggota tubuh kami, serta tercermin dalam aktivitas kami. Makna ini dipahami dari penggunaan kata