Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok X ayat 155 Mereka hidup bahagia di sisi Tuhan mereka, bukan di sisi kamu wahai penduduk bumi. Mereka hidup di satu alam yang bukan alam dunia kamu. Anda jangan menduga bahwa hidup yang dimaksud itu adalah nama baik yang disandangnya setelah kematian — seperti pendapat sementara orang yang menduga — diri mereka rasional. Bukan itu, karena jika demikian, sungguh tidak hidup pahlawan yang tak dikenal. Tidak! Yang gugur dijalan Allah itu benar-benar hidup di alam lain yang berbeda dengan alam kita yang masih sedang menarik dan menghembuskan nafas. Hidup ditandai antara lai oleh gerak, dan tahu. Jangan duga gerak mereka telah dicabut atau pengetahuan mereka telah tiada. Mereka yang gugur di jalan Allah itu tetap bergerak, bahkan lebih leluasa dari gerak manusia dipermukaan bumi ini. Mereka tahu lebih banyak dari apa yang diketahui oleh yang beredar darahnya dan berdenyut jantungnya, karena di alam sana mereka telah melihat dan mengetahui nomena bukan fenomena seperti yang diketahui oleh penduduk dunia. Sungguh mereka hidup, kehidupan yang tidak dapat dijelaskan hakikatnya, karena kehidupan yang mereka alamı tidak disadari atau dirasakan oleh selain mereka. Tetapi kamu yang berada didunia tidak merasakan hidup mereka. Selanjutnya setelah menggambarkan sekelumit dari hakikat kehidupan di alam sana, ayat berikut menggambarkan sekelumit dari hakikat kehidupan di alam dunia. Ini sekaligus dalam rangka memupuk kesabaran: . AYAT 155 oraig iNi JA ya BA SAN a Ana DAN pi JA Ga ya) A AN A Sa Ki Gagal! Pa “Sungguh, Kami pasti akan terus menerus menguji kamu berupa sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar.” Firman-Nya: Sungguh, Kami pasti akan terus menerus menguji kamu, mengisyaratkan bahwa hakikat kehidupan dunia, antara lain ditandai oleh keniscayaan adanya cobaan yang beraneka ragam. Ujian atau cobaan yang dihadapi itu pada hakikatnya sedikit, sehingga betapapun besarnya, ia sedikit jika dibandingkan dengan imbalan dan ganjaran yang akan diterima. Cobaan itu sedikit, karena betapapun besarnya