Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
KELOMPOK XV (AYAT 189 - 195) Setelah selesai pembicaraan bulan puasa Ramadhan dan apa yang berkaitan dengannya, ayat berikut beralih kepada persoalan yang sangat erat dengan pelaksanaan puasa, dari segi penentuan waktu, awal, dan akhirnya, yaitu soal bulan. Memang cukup banyak hukum-hukum agama yang dikaitkan dengan kehadiran dan kepergian bulan, seperti puasa, zakat, haji, masa hamil, masa tunggu dan menyusukan bagi wanita, dan sebagainya. Bahkan bulan dinilai sebagai semacam hakim yang memutuskan perkara yang ini boleh dan yang itu tidak boleh. Saat ini Anda boleh berpuasa, saat itu tidak. Saat ini hari wukuf di Arafah dan bukan hari itu, dan lain-lain. Karena itu wajar ayat berikut berbicara tentang bulan yang bermula dari pertanyaan sahabat Nabi serta jawaban al-Qur'an. AYAT 189 gadi Aa Ii a Si a ji apr hár e prf a Lo TH La s aie a na PS t i GA a Dt g A A A OSI Uang ap ya KAD D a Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah, “Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” 416