Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok XV ayat 195 kecerobohan. Anda berani jika melangkah dengan perhitungan yang teliti, walaupun hasil yang diharapkan belum sepenuhnya pasti. Demikian tulis Aba Ustman al-Jahizh (775-867 M) seorang ulama dan pemikir muslim yang lahir di Bashrah, Irak, kepada Muhammad Ibn Abi Daud, Hakim Agung Baghdad masa pemerintahan al-Mutawakkil, Khalifah Dinasti Abbasiah X (822-861 M). Ayat di atas dapat juga bermakna bahwa jangan tidak menafkahkan harta kalian di jalan Allah, karena jika demikian kalian menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan. Betapa tidak, harta yang berada di tangan, tanpa dinafkahkan di jalan Allah, bukan saja akan habis oleh pemiliknya atau dimiliki oleh ahli warisnya, tetapi juga membinasakan pemiliknya di hari Kemudian. Karena itu berbuat baiklah bukan hanya dalam berperang, atau membunuh tetapi dalam setiap gerak dan langkah. “Allah mewajibkan ihsan atas segala sesuatu, maka Kalau kamu membunuh maka berbuat ihsanlah dalam membunuh, jika kamu menyembelih binatang, maka berbuat ihsanlah dalam menyembelih. Hendaklah setiap orang di antara kamu mengasah pisaunya dan menenangkan sembelihannya.” Demikian sabda Rasul saw Rasul saw. menjelaskan makna 1#)hsdn sebagai: “menyembah Allah, seakanakan melihat-Nya dan bila itu tidak tercapai maka yakinlah bahwa Dia melihatmu." Dengan demikian, perintah zġsán bermakna perintah melakukan segala aktivitas pesitif, sekan-akan Anda melihat Allah atau paling tidak selalu metasa dilihat dan diawasi oleh-Nya. Kesadaran akan pengawasan melekat itu, menjadikan seseorang selalu ingin berbuat sebaik mungkin, dan memperlakukan pihak lain lebih baik dari perlakuannya terhadap Anda, bukan sekadar memperlakukan orang lain sama dengan perlakuannya terhadap Anda. Dengan demikian ihsan lebih tinggi dan lebih dalam kandungannya daripada adil, karena berlaku adil adalah mengambil semua hak Anda dan atau memberi semua hak orang lain, sedang sen adalah memberi lebih banyak daripada yang harus Anda beri dan mengambil lebih sedikit dari yang seharusnya Anda ambil. /s4n diperintahkan Allah, karena demikian itulah yang dilakukan Allah terhadap makhluk-makhluk-Nya dan karena itu pula sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat ihsan.