Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 92
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 92 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Fatihah (1) Kelompok II ayat 6 Penggunaan di atas, menunjukkan bahwa shzrath hanya satu, dan selalu bersifat benar dan bag, berbeda dengan sabi/ yang bisa benar bisa salah, bisa merupakan jalan orang-orang bertakwa, bisa juga jalan orang-orang durhaka. Kepada ash-shirith bermuara semua sabi/ yang baik. Perhatikan firman-Nya dalam OS. al-Ma'idah (5J: 16: “Dengan kitab itulah Allah membimbing orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan-jalan kedamaian, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari “gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan mang mereka menuju ke ash-shirdth al-mustagim jalan luas yang lurus.” Demikian, melalui jalan-jalan kedamaian Allah mengantar manusia ke ash-shirdth al-mustagim. Sbirdth bagaikan jalan tol. Anda tidak dapat lagi keluar atau tersesat setelah memasukinya. Bila memasukinya Anda telah ditelan olehnya dan tidak dapat keluar kecuali setelah tiba pada akhir tujuan perjalanan. Shirath adalah jalan yang luas, semua orang dapat melaluinya, tanpa berdesak-desakan. Berbeda dengan sabi, dia banyak namun merupakan jalan kecil atau lorong-lorong. Tak mengapa Anda menelusuri sahi/ asal pada akhirnya Anda menemukan jalan tol itu, yakni jalan yang luas lagi lurus itu. Apa yang dikemukakan :ni, mengantar seorang muslim untuk berlapang dada menghadapi perbedaan s4bi/, atau pendapat dan pandangan selama pandangan i itu dapat mengantar ke ash-shirath a-mustagim. Dengan demikian, seorang muslim tidak akan berpandangan picik dan menganggap bahwa hanya jalan, yakni sabi/ atau mazhabnya saja yang benar, dan jalan yang lain salah. Bukankah banyak sabil yang dapat mengantar ke ash-shirath al-mustagim? Shirdth yang luas yang dimohonkan dalam surah al-Fatihah ini adalah yang ( —) mustagim yakni lurus. Kata ini terambil dari kata (24 -p8) gama - yagimu yang arti asalnya adalah mengandalkan kekuatan betis dan atau memegangnya secara teguh sampai yang bersangkut dapat berdiri tegak lurus. Karena itu, kata gama biasa diterjemahkan dengan berdiri atau tegak lurus. Dalam surah al-Fatihah ini kata mustagim diartikan /urus. Dengan demikian yang diharapkan bukan hanya shzrdth yakni jalan yang lebar dan luas, tetapi juga yang lurus, karena kalau jalan hanya lebar dan luas lagi berliku-liku, maka sungguh panjang jalan yang harus ditempuh guna mencapai tujuan. ash-shirdth al-mustagim adalah jalan luas, lebar dan terdekat menuju tujuan .Jalan luas lagi lurus itu adalah segala jalan yang dapat mengantar kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Karena itu, harta kekayaan yang halal, dapat mengantar kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika demikian, maka ia adalah bagian dari


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 92 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi