Dan Allah mewahyukan kepada hamba-Nya serta utusan-Nya Musa 'alaihissalam dalam kedudukan yang agung tersebut di mana Allah membedakan di dalamnya antara yang hak dengan yang batil, Dia memerintahkannya agar melemparkan apa yang ada di tangan kanannya yaitu tongkatnya, lalu beliau pun melemparkannya maka tiba-tiba ia menelan apa yang mereka lemparkan, dan mereka menyamarkan kepada manusia bahwasanya ia adalah kebenaran padahal ia adalah kebatilan.