Katakanlah —wahai Rasul—: Aku tidak kuasa bagi penarikan kebaikan bagi diriku sendiri dan tidak pula penolakan keburukan yang jatuh menimpanya kecuali apa yang Allah kehendaki. Dan seandainya aku mengetahui hal yang gaib niscaya aku telah melakukan sebab-sebab yang aku ketahui bahwasanya ia akan memperbanyak bagiku maslahat serta manfaat, dan niscaya aku telah menjaga diri dari apa yang akan terjadi berupa keburukan sebelum ia jatuh menimpa. Tidaklah aku melainkan utusan Allah yang mengutusku kepada kalian, aku menakut-nakuti akan hukuman-Nya, dan memberi kabar gembira dengan pahala-Nya bagi kaum yang membenarkan bahwasanya aku adalah utusan Allah, lagi mengamalkan syariat-Nya.