Orang-orang Yahudi mengatakan, “Kaum Nasrani itu tidak memiliki pegangan berupa agama yang benar.” Sebaliknya, orang-orang Nasrani juga mengatakan hal yang sama tentang kaum Yahudi. Padahal mereka semua membaca Taurat dan Injil; yang di dalam kedua kitab itu disebutkan kewajiban untuk beriman kepada para nabi seluruhnya. Demikian juga orang-orang yang tidak mengetahui dari kalangan musyrikin Arab dan lainnya mengatakan hal yang serupa dengan perkataan mereka itu. Mereka berkata kepada setiap orang yang berpegang pada agama, “Engkau tidak berada di atas sesuatu (pegangan).” Allah akan memisahkan (mengadili) mereka semua pada Hari Kiamat berkenaan dengan apa yang mereka perselisihkan mengenai urusan agama, serta akan memberikan balasan kepada masing-masing dari mereka berdasarkan amal perbuatannya.