Dan ingatlah —wahai Nabi— saat Allah memperlihatkan kepadamu sedikitnya jumlah musuhmu di dalam mimpimu, lalu engkau mengabarkan orang-orang mukmin dengan hal tersebut sehingga kuatlah hati mereka dan mereka berani atas peperangan terhadap kaum musyrik. Seandainya Tuhanmu memperlihatkan kepadamu banyaknya jumlah mereka niscaya sahabat-sahabatmu akan ragu dalam pertemuan mereka, dan niscaya kalian akan menjadi pengecut serta kalian berselisih dalam urusan peperangan, akan tetapi Allah menyelamatkan dari kegagalan serta menyelamatkan dari kesudahan hal tersebut. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui terhadap rahasia-rahasia hati serta tabiat-tabiat jiwa.