Maka apakah orang yang berada di atas hujah serta mata hati dari Tuhannya pada apa yang ia imani, serta ia menyeru kepadanya dengan wahyu yang mana Allah menurunkan di dalamnya keterangan ini, serta diikuti oleh bukti lainnya sebagai saksi darinya yaitu Jibril atau Muhammad 'alaihimas salam, dan dikuatkan hal itu oleh bukti ketiga dari sebelum Al-Qur'an yaitu Taurat —Kitab yang diturunkan kepada Musa sebagai imam serta rahmat bagi orang yang beriman kepadanya—, adalah laksana orang yang kegundahannya hanyalah kehidupan yang fana dengan perhiasannya? Mereka itulah orang-orang yang membenarkan Al-Qur'an ini serta mengamalkan hukum-hukumnya. Dan barangsiapa yang kafir terhadap Al-Qur'an ini dari kalangan orang-orang yang bersekutu melawan Rasulullah ﷺ maka balasannya adalah neraka, ia pasti akan memasukinya tanpa bisa dihindari. Maka janganlah sekali-kali engkau —wahai Rasul— berada dalam keraguan dari urusan Al-Qur'an serta keberadaannya berasal dari sisi Allah Ta'ala setelah adanya persaksian dalil-dalil serta hujah-hujah dengan hal itu. Serta ketahuilah bahwasanya agama ini adalah kebenaran dari Tuhanmu, akan tetapi kebanyakan manusia tidak membenarkan dan tidak pula mengamalkan apa yang mereka diperintahkan dengannya. Dan ini adalah arahan umum bagi umat Muhammad ﷺ.