Dan datanglah kaum Luth seraya mempercepat langkah menuju kepadanya demi mencari perbuatan keji, padahal mereka itu sebelum kedatangan mereka senantiasa mendatangi laki-laki karena syahwat bukan wanita. Maka Luth berkata kepada kaumnya: Mereka inilah putri-putriku nikahilah mereka karena mereka itu lebih suci bagi kalian daripada apa yang kalian inginkan, dan beliau menamai mereka sebagai putri-putrinya; karena Nabi suatu umat berkedudukan laksana bapak bagi mereka. Maka takutlah kalian kepada Allah dan waspadalah akan hukuman-Nya, serta janganlah kalian menghinakan aku dengan serangan terhadap tamuku, bukankah di tengah kalian ada seorang laki-laki yang memiliki petunjuk (rasyid), yang melarang orang yang ingin melakukan kekejian, sehingga ia menghalangi antara mereka dengan hal tersebut?