Ucapan tersebut yang aku katakan dalam pensuciannya serta pengakuan atas diriku sendiri adalah agar suamiku mengetahui bahwasanya aku tidak khianat dengan kebohongan atasnya, dan tidak pula terjadi dariku kekejian, dan bahwasanya aku sungguh telah menggodanya, namun aku mengakuinya demi penampakan kebersihanku serta kebersihannya, dan bahwasanya Allah tidak memberikan taufik bagi ahli pengkhianatan, dan tidak pula membimbing mereka dalam pengkhianatan mereka.