Dan tatkala mereka telah kembali dan mengabarkan ayah mereka, beliau berkata kepada mereka: Bahkan jiwa kalian yang senantiasa menyuruh pada keburukan telah menghiasi bagi kalian sebuah makar yang kalian rencanakan sebagaimana yang telah kalian lakukan sebelumnya terhadap Yusuf, maka kesabaranku adalah kesabaran yang indah tanpa ada kegoncangan di dalamnya dan tidak ada pula keluhan bersamanya. Mudah-mudahan Allah akan mengembalikan kepadaku ketiga putraku —mereka itulah Yusuf, saudara sekandungnya, serta saudara tertua mereka yang tertinggal dikarenakan saudaranya— sesungguhnya Dialah Dzat yang Mengetahui akan keadaanku, lagi Maha Bijaksana dalam pengaturan-Nya.