Maka apakah Dzat yang senantiasa menjaga atas setiap jiwa seraya menjumlahkan atasnya apa yang ia amalkan, adalah lebih berhak untuk disembah, ataukah makhluk-makhluk yang lemah ini? Padahal mereka itu —dikarenakan kebodohan mereka— menjadikan bagi Allah sekutu-sekutu dari ciptaan-Nya yang mereka sembah. Katakanlah kepada mereka —wahai Rasul—: Sebutkanlah nama-nama mereka serta sifat-sifat mereka, dan niscaya mereka tidak akan mendapati di antara sifat-sifatnya perkara yang menjadikannya layak bagi ibadah. Ataukah kalian hendak mengabarkan kepada Allah akan adanya sekutu-sekutu di bumi-Nya padahal Dia tidak mengetahuinya? Ataukah kalian menamakan mereka sebagai sekutu-sekutu hanya dengan lahiriah lafaz saja tanpa adanya hakikat bagi mereka. Bahkan setan telah menghiasi bagi orang-orang kafir akan ucapan mereka yang batil dan ia menghalang-halangi mereka dari jalan Allah. Dan barangsiapa yang Allah tidak memberinya taufik bagi hidayah-Nya maka tidak ada bagi seorang pun yang mampu memberi hidayah, dan memberinya taufik menuju kebenaran serta ketepatan.