Para utusan mereka berkata kepada mereka: Apakah di dalam Allah serta ibadah kepada-Nya —semata— terdapat keraguan, padahal Dialah Pencipta langit dan bumi, serta yang mengadakannya dari ketiadaan tanpa adanya contoh sebelumnya, dan Dia mengajak kalian menuju iman; agar Dia mengampuni bagi kalian dosa-dosa kalian, dan menunda keberadaan kalian di dunia hingga ajal yang telah Dia takdirkan, yaitu kesudahan ajal-ajal kalian, sehingga Dia tidak menyiksa kalian di dunia? Maka mereka berkata kepada para utusan mereka: Tidaklah kami melihat kalian melainkan hanya manusia biasa yang sifat-sifat kalian laksana sifat-sifat kami, tidak ada kelebihan bagi kalian atas kami yang melayakkan kalian untuk menjadi para utusan. Kalian ingin menghalang-halangi kami dari penyembahan apa yang dahulu bapak-bapak kami sembah berupa berhala serta patung, maka datangkanlah kepada kami hujah yang nyata yang menjadi saksi atas kebenaran apa yang kalian katakan.