Dan seandainya Kami membukakan bagi orang-orang kafir —Makkah— sebuah pintu dari langit lalu mereka senantiasa naik di dalamnya hingga mereka menyaksikan apa yang ada di langit berupa keajaiban-keajaiban kekuasaan Allah, niscaya mereka tetap tidak akan membenarkan, dan niscaya mereka akan berkata: Penglihatan kami hanyalah disihir, hingga kami melihat apa yang tidak kami lihat, dan tidaklah kami melainkan hanyalah orang-orang yang disihir akal kami oleh Muhammad.