Al Baqarah
Para sahabatmu, wahai Nabi, bertanya kepadamu tentang bulan sabit (hilal) dan perubahan kondisinya. Katakana kepada mereka, “Allah menjadikan bulan sabit itu sebagai tanda-tanda agar manusia mengenal waktu-waktu pelaksanaan ibadah yang ditentukan waktunya, seperti puasa dan haji, serta tentang muamalah mereka. Yang namanya kebaikan itu bukanlah apa yang sudah menjadi kebiasaan kalian di zaman jahiliah maupun di masa awal-awal islam, yaitu berupa tindakan memasuki rumah-rumah dari belakangnya ketika kalian sedang menjalani ihram karena menunaikan haji atau umrah; dengan anggapan bahwa hal seperti itu merupakan sebuah bentuk qurbah (ibadah/pendekatan diri) kepada Allah. Akan tetapi, yang namanya kebaikan itu adalah perbuatan orang bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala kemaksiatan. Masuklah ke rumah-rumah kalian melalui pintu-pintu (depan)nya ketika kalian sedang dalam keadaan ihram karena haji atau umrah. Takutlah kepada Allah terkait segala yang kalian inginkan berupa kebaikan dunia dan akhirat.