Dan sungguh Kami telah mengetahui bahwasanya orang-orang musyrik itu berkata: Sesungguhnya Nabi tersebut menerima Al-Qur'an dari seorang manusia dari kalangan anak cucu Adam. Mereka telah berdusta; karena sesungguhnya lisan orang yang mereka nisbatkan kepadanya pengajaran bagi Nabi ﷺ adalah bahasa ajam (bukan Arab) yang tidak fasih, sedangkan Al-Qur'an ini berbahasa Arab yang berada dalam puncak kejelasan serta penjelasan.