Tafsir Ayat 106 dan 107: Hanyalah yang mengada-adakan kedustaan adalah orang yang mengucapkan kalimat kekafiran lalu ia murtad setelah keimanannya, maka atas mereka kemurkaan dari Allah, kecuali orang yang dipaksa atas pengucapan kekafiran, lalu ia mengucapkannya dikarenakan takut akan kebinasaan padahal hatinya tetap teguh di atas iman, maka tidak ada celaan atasnya. Akan tetapi barangsiapa yang mengucapkan kekafiran lalu hatinya merasa tenang kepadanya, maka atas mereka kemurkaan yang sangat dari Allah, dan bagi mereka azab yang agung; dan yang demikian itu dikarenakan sebab pengutamaan mereka terhadap dunia serta perhiasannya, serta tindakan mereka melebihkannya di atas akhirat serta pahalanya, dan bahwasanya Allah tidak memberi hidayah bagi orang-orang kafir, serta tidak memberi mereka taufik bagi kebenaran serta ketepatan.