Hanyalah Allah menjadikan pengagungan hari Sabtu dengan pengosongan diri demi ibadah di dalamnya atas Yahudi yang mereka berselisih di dalamnya terhadap nabi mereka, lalu mereka memilihnya sebagai ganti dari hari Jumat yang mana mereka diperintah dengan pengagungannya. Maka sesungguhnya Tuhanmu —wahai Rasul— benar-benar akan memutuskan hukum di antara orang-orang yang berselisih tersebut di hari kiamat pada apa yang dahulu mereka perselisihkan di dalamnya terhadap nabi mereka, dan Dia membalas masing-masing dengan apa yang ia berhak mendapatkannya.